Mencuri, Perangkat Desa di Grati Ditahan, Disebut Tukang Bikin Onar

NGULING, Radar Bromo – Sebagai seorang perangkat desa, Sunaji, 32, seharusnya memberikan contoh yang baik bagi warganya. Namun, dia malah mencuri. Akibatnya, dia ditahan petugas Polsek Nguling.

Pelaku selama ini memang dikenal sebagai perangkat Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Warga Dusun Jatisari itu menjabat sebagai Kasi Pelayanan di Desa Sumberdawesari.

Penangkapan Sunaji sendiri berawal dari laporan Sumar, 63, warga Dusun Labrit, Desa Dandang Gendis, Kecamatan Nguling. Sumar menduga, pelaku membawa barang miliknya dari rumahnya pada Jumat (19/7).

Awalnya, malam itu Sunaji menerima informasi bahwa teman kencannya berada di rumah laki-laki lain. Karena tersulut emosi, ia langsung menuju rumah yang dimaksud. Yaitu, rumah Sumar.

Sampai di rumah Sumar, pelaku masuk ke rumah itu secara paksa. Yaitu, dengan cara merusak pagar rumah Sumar.

Namun, ia tidak menemukan teman kencannya di dalam rumah itu. Saat itulah, ia melihat ada pakaian pria tergantung. Yakni, sarung, celana, dan jaket. Karena dikira pakaian itu milik laki-laki yang membawa teman kencannya, pakaian itu pun diambil pelaku.

Kades Sumberdawesari Budiono Subari membenarkan bahwa pelaku merupakan perangkat desanya. Ia menjabat sebagai Kasi Pelayanan. Menurutnya, selama ini pelaku kerap meresahkan penduduk desa. Sebab, dia kerap membawa senjata tajam (sajam) dan mengancam warga.

“Betul itu. Sunaji ini suka membuat onar. Ia kerap mabuk dan sebagainya. Namun, warga tidak ada yang berani melapor. Saya meminta aparat menindak sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Kanitreskrim Polsek Nguling Aiptu Adjie Anggoro membenarkan, salah satu perangkat Desa Sumberdawesari ditahan. Saat diperiksa, menurutnya, pelaku mengaku salah sasaran. Sebab, dikira rumah Sumar itu adalah rumah lelaki yang membawa teman kencannya.

“Sunaji sudah kami tahan. Ia kami sangka melanggar pasal 363 KUHP tentang Pencurian. Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara,” terang Adjie. (riz/fun)