Eksekusi Bangunan di Atas Saluran Mojokopek Di-Deadline Pekan Ini

GEMPOL, Radar Bromo – Setelah sempat beberapa kali molor, Pemkab Pasuruan memastikan akan melakukan eksekusi terhadap lapak yang berdiri di atas saluran Mojokopek. Bahkan Satpol PP Kabupaten Pasuruan memberi batas waktu hingga akhir pekan ini, bagi pemilik lapak untuk membongkar bangunannya sendiri yang berada di Dusun Legupit, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol.

“Peringatan satu (SP) pertama, kedua dan ketiga sudah kami layangkan ke masing-masing pemilik lapak. Tapi tetap tak digubris. Jika tidak diindahkan, eksekusi harus dilakukan dan di-deadline akhir pekan ini,” terang Ajar Dollar, kasi tibum Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pasuruan.

Ajar sapaan akrabnya mengatakan, eksekusi bangunan lapak di atas saluran Mojokopek tersebut, harus dilakukan. Karena saluran yang ada di tepi jalan nasional akan di normalisasi dalam waktu dekat di tahun ini.

Total berdasarkan pendataan, deretan bangunan lapak semi permanennya, ia sebutkan, ada 25 unit. Di lapangan, sudah empat dibongkar sendiri oleh pemiliknya, lainnya belum.

“Eksekusinya diagendakan Kamis (15/8), paling lambat Jumat (16/8). Nanti dilapangan kami di-back up personel dari Polsek dan Polres Pasuruan. Kami imbau pemilik lapak secepatnya di bongkar sendiri, daripada di eksekusi petugas menggunakan alat berat,” ungkapnya.

Terpisah, kabid Bina Manfaat dan Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Chofidon mengatakan, normalisasi saluran Mojokopek diusulkan tahun lalu. Seharusnya direalisasikan tahun ini. Normalisasi diperlukan karena selama ini saat penghujan, airnya meluber dan tergenang ke Jalan raya di Apollo. Air meluber lantaran saluran Mojokopek sebagai saluran pembuangnya. sudah dangkal. Penuh dengan materil pasir serta, termasuk sampah.

“Normalisasinya dibiayai APBD. Normalisasi akan dilakukan sepanjang 200 meter. Lalu kedalaman dan lebar saluran masing-masing 1,5 meter. Langsung start setelah bangunan lapak berdiri diatas bangunan tuntas di eksekusi,” tegasnya. (zal/fun)