Edarkan pil, Ibu Rumah Tangga asal Maron Diciduk Polisi

PAJARAKAN, Radar Bromo – Desi Fitriani, 19, warga Desa Satreyan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo diamankan Polres Probolinggo. Penyebabnya, ia kedapatan menyimpan dan mengedarkan obat sediaan farmasi ilegal.

BERURUSAN HUKUM: Desi Fitriani (kanan) bersama barang bukti yang berhasil diamankan polisi. Ibu rumah tangga asal Maron itu kini mendekam di sel tahanan. (Polres Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, penangkapan tersebut dilakukan Senin (12/8) lalu sekitar pukul 16.00. Ia diamankan, di dalam rumahnya sendiri tanpa perlawanan.

Iptu Sujilan, Kasat Reskoba Polres Probolinggo mengatakan, penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat, yang resah dengan peredaran pil didaerahnya. Sehingga, kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian. “Dari laporan itu kami tindaklanjuti. Dan ternyata benar bahwa ada pengedarnya,” kata polisi yang pernah bertugas di Jember itu.

Setelah informasi itu valid, polisi lantas mencari sang pengedar. Ia kemudian menemukan salah seorang yang diduga pengedar. Setelah itu, ia langsung melakukan penangkapan.

“Saat itu, ia kami tangkap di rumahnya. Setelah itu kami langsung membawanya ke mako untuk diperiksa lebih lanjut,” kata sujilan.

Dalam penangkapan perempuan yang seharinya ibu rumah tangga itu, pihaknya menemukan beberapa barang bukti. Antara lain 6 paket pil. Tiap paket berisi 9 butir pil warna kuning jenis dextrometrophan; 54 butir pil warna putih jenis trihexipenidyl; uang tunai sebesar Rp 100.000; 1 plastik klip warna bening; 1 plastik klip warna bening ukuran besar; 3 plastik klip warna bening ukuran kecil; 2 lembar kertas bekas rokok warna merah; 1 buah dompet motif bunga; dan 2 bungkus rokok warna merah.

“Semua barang kami sita untuk kepentingan penyidikan. Pelaku kami jerat dengan pasal 197 sub pasal 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan,” tandasnya. (sid/fun)