Dianggarkan Ratusan Juta untuk Rehab SDN Wangkal

TERNYATA GUDANG: Bangunan di SDN Wangkal yang hangus usai terbakar Minggu (11/8) lalu. Meski bukan ruang kelas yang terbakar, Dispendik tetap mengalokasikan anggaran untuk rehab di sekolah tersebut. (Dok. Radar Bromo)

Related Post

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo telah mengambil langkah atas terbakarnya sebuah rumah dinas di Sekolah Dasar Negeri Wangkal II. Dispendik berencana akan mengajukan perbaikan terhadap gedung tersebut.

Sri Agus Indariyati, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) setempat mengatakan, bangunan itu sejatinya bukanlah ruang kelas. Sehingga, meskipun terbakar tidak mengganggu proses pendidikan.”Bukan ruang kelas. Itu hanya gudang,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Perempuan yang akrab disapa Sri itu juga menjelaskan, pihaknya telah meninjau lokasi. Tujuannya, untuk memetakan kerugian yang terimbas dari kejadian itu. Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pengajuan guna memperbaiki bangunan yang hangus terbakar.

“Pengajuannya akan kami lakukan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020. Untuk saat ini kan P-APBD sudah disetujui. Jadi penganggarannya pada tahun depan,” tandasnya.

Disinggung mengenai anggaran yang akan diajukan? Pihaknya tidak menjawab pasti. Menurutnya, anggarannya akan berkisar ratusan juta rupiah. Sekitar Rp 150 juta sampai Rp 200 juta. Itu, karena pihaknya masih belum merinci. “Kan masih menunggu pengajuannya. Jadi anggaran yang akan kami ajukan kisaran itu,” tuturnya.

Lebih lanjut, penganggaran yang cukup banyak itu bukan untuk satu ruangan. Tetapi, bangunan yang terbakar itu akan dibangun dua ruangan. “Itu kan bekas rumah dinas. Banyak sekatnya. Karena itu ke depan akan kami bangun dua ruangan. Digunakan untuk apa? Ya terserah pihak sekolah,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, SDN Wangkal II terbakar pada Minggu (11/8) lalu. Terbakarnya gedung bekas rumah dinas itu, karena akibat korsleting listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa karena kejadian itu. Sebab, saat kejadian kondisi sekolah sedang libur. (sid/fun)