Baru Lunas Sebulan, Motor Karyawan PLTU Dicuri di Rumahnya

LAPOR: Muhammad Ifran Salim saat melapor ke Polsek Kraksaan usai motornya dicuri, Selasa (13/8) malam di rumahnya. Inset: Motor Yamaha Xabre, jenis motor milik korban yang raib dicuri. (Foto: M Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

KRAKSAAN, Radar Bromo – Tiga tahun mencicil untuk mempunyai sepeda motor, kini Muhammad Ifran Salim, 25, harus kehilangannya. Sepeda motor Yamaha Xabre, yang baru lunas sebulan lalu itu raib digondol maling. Karenanya, Rabu (14/8) pagi warga Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu melapor ke Mapolsek Kraksaan.

Ifran mengatakan, motor sport itu dikredit sejak tiga tahun silam. Serta, baru lunas sekitar sebulan lalu. Selasa (13/8), motornya raib. Pencurian terjadi antar pukul 17.00 hingga 19.00.

Sesaat sebelum kejadian, seperti biasa korban baru pulang bekerja di PLTU Paiton. Di rumahnya, sepeda motor itu diparkir di ruang tamu yang sedikit terbuka. Kebiasaan itu dilakoni korban sejak membeli motor tiga tahun lalu.  “Memang motor itu saya taruh di ruang tamu. Kadang juga di depan rumah,” ujarnya.

Ia mengaku, saat itu tidak ada perasaan aneh. Selesai menaruh motornya, korban sempat berbincang dengan sang ibu di ruang tamu. Setelah itu, keduanya bergegas masuk kamar masing-masing untuk menjalankan salat Magrib. “Ibu masuk kamarnya dan saya masuk kamar saya. Tidak ada yang aneh. Perasaan saya, tenang saja,” ujarnya.

Sekitar pukul 19.00, Ifran keluar dari kamar. Ia sempat melihat ke depan rumahnya. Namun, tanpa memperhatikan tempat motornya diparkir. Kemudian, ia kembali lagi hendak masuk kamar. Saat itulah, ia melihat kejanggalan. “Saat ke depan biasa saja, saya tidak melihat motor saya. Tapi, ketika mau kembali ke kamar kayak aneh, ada yang ganjil,” ujarnya.

Keganjilan itu ternyata tidak adanya motor di tempat parkir. Sontak ia menanyakan kepada sang ibu. Namun, korban masih berpikir motornya ada yang menyembunyikan. Karenanya, ia berusaha mencarinya hingga ke belakang rumahnya.

Namun, motor merah-hitam itu benar-benar sudah raib. “Karena tidak ketemu, ya hilang berarti. Seisi rumah saya tanya, tidak ada yang tahu. Karena itu, pada pagi harinya (Rabu, 14/8) saya melapor ke Polsek Kraksaan,” ujarnya.

Kapolsek Kraksaan Kompol Joko Yuwono membenarkan adanya laporan kemalingan motor dari Ifran. Ia mengaku masih menyelidikinya. “Saat ini kami masih mengumpulkan saksi untuk dimintai keterangan,” ujarnya. (sid/fun)