Semester Awal, Hasil Perairan Darat di Kab Pasuruan Capai Rp 3,82 M

PASURUAN, Radar Bromo – Selain perairan laut, Kabupaten Pasuruan juga menyimpan potensi perairan darat. Sampai pertengahan tahun ini, terdata tangkapan ikan perairan darat mencapai 156 ton. Atau bila dikalkulasikan mencapai Rp 3,82 miliar.

Alamsyah Supriadi, kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, selain perairan laut, banyak nelayan juga memanfaatkan perairan darat. Mulai danau, sungai, hingga embung. Namun, mayoritas paling banyak dari Ranu Grati.

“Mayoritas 60 persen tangkapan perairan darat dari Ranu Grati. Namun, perairan lainnya seperti sungai dan embung juga banyak dimanfaatkan untuk memancing ikan,” terang Supriadi.

Tercatat sampai semester pertama atau akhir Juni, dari catatan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, tangkapan ikan di perairan darat sudah mencapai 156 ton. Jumlah ini dari penangkapan di Ranu Grati mencapai 97 ton. Sementara di sungai dan lainnya mencapai 59 ton. Dari jumlah tersebut total tangkapan secara materi mencapai Rp 3,82 miliar.

Untuk pendataan yang dilakukan di Ranu Grati, embung di Purwosari, embung di Purwodadi dan embung Kejayan. Termasuk sungai-sungai di sepanjang Bangil, Beji, sampai Rejoso. Biasanya nelayan ada memanfaatkan perahu, jala, bahkan juga menggunakan pancing biasa.

Untuk perairan darat sendiri, memang masih wewenang Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan. Berbeda dengan potensi SDA di laut yang sudah diambil Provinsi Jawa Timur.

“Karena rutin ditangkap, rutin kami juga lakukan penebaran benih agar sumber daya ikan tetap lestari,” terangnya. (eka/mie)