Rutan Kraksaan Ajukan Remisi 214 Napi, Tujuh Bakal Bebas

KRAKSAAN, Radar Bromo – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, sejumlah 214 narapidana (napi) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kraksaan, diajukan mendapatkan remisi. Dari ratusan napi itu, tujuh di antaranya akan langsung bebas.

Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan Muhammad Kafi mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, pihaknya selalu mengajukan remisian bagi napi. Mereka yang selama menjalani tahanan berkelakuan baik, diajukan mendapatkan remisi. “Jumlahnya ada 214 orang napi. Mereka kami ajukan semuanya untuk mendapatkan remisi,” ujarnya.

Menurutnya, dari 214 orang tersebut, tujuh di antaranya diajukan mendapatkan remisi dan akan langsung bebas. Mereka terlibat kasus berbeda. “Yang langsung bebas tujuh orang. Rincian kasusnya kurang hafal saya,” ujarnya.

Remisi ini diajukan kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum-HAM). Namun, sampai Senin (12/8), surat keputusan (SK)-nya belum keluar. “SK-nya belum keluar. Kami masih menunggu beberapa hari ini,” ujarnya.

SK itu biasanya turun mendekati hari H. Yaitu, pada 15 atau 17 Agustus. Sebab, pengajuan remisi bukan hanya dilakukan oleh Rutan Kraksaan, namun juga Rutan dan Lapas se-Indonesia. “Pengajuannya terpusat. Karena itu, kami harus mengecek satu-satu SK yang turun. Sistemnya tidak seperti dulu,” ujarnya. (sid/fun)