Penghuni Indekos di Randupitu-Gempol Ditemukan Tewas, Diketahui Warga Surabaya

EVAKUASI: Petugas Polsek Gempol mengevakuasi jasad Abdul Kadir dari kamar kost menuju ambulans. Abdul Kadir ditemukan tewas di dalam kamar kosnya di Dusun Gesing, Desa Randupitu, Kecamatan Gempol. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GEMPOL, Radar Bromo – Ketenangan warga RT 1 RW 8 Dusun Gesing, Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, mendadak berubah, Selasa (13/8) pagi. Ini menyusul dengan adanya penemuan mayat pria di salah satu rumah warga sekitar, yang merupakan sebuah indekost.

Mayat itu diketahui bernama Abdul Kadir, 57, warga Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Lelaki ini tiap harinya bekerja sebagai pengawas bangunan perumahan, dan kost  di Dusun Gesing, Desa Randupitu, Kecamatan Gempol. Saat ditemukan, posisi mayat  tengah tidur di dalam kamar kost.

“Posisi kamar lampu mati, jendela di tutup dan pintunya di-grendel dari dalam. Khawatir terjadi apa-apa, saya buka dari luar dan membangunannya. Ternyata sudah meninggal, posisi badan agak kaku,” ucap Lailatul, 43, warga setempat sekaligus pemilik kost.

Mengetahui penghuni kost berasal dari luar kota tersebut meninggal didalam kamar kostnya, Lailatul langsung melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa setempat. Kemudian diteruskan ke Polsek Gempol.

Tak lama berselang, petugas piket Polsek Gempol beserta unit reskrim tiba di lokasi kejadian. Sesampainya di TKP langsung melakukan pengecekan terhadap korban, sekaligus menghimpun informasi ke pemilik kost dan penghuni kost lainnya seputar kejadian tersebut.

“Korban kost disini sudah setahun terakhir. Orangnya baik dan supel serta usianya memang sudah tua. Pulang ke kamar kost jarang–jarang, seminggu paling 2-3 kali saja,” tuturnya.

Karena korban memiliki identitas, petugas Polsek Gempol langsung menghubungi pihak keluarga. Jelang siang hari, keluarga tiba di lokasi kejadian sekaligus membawa ambulans dari Surabaya. (zal/fun)