Pemkot Tunggu MoU dengan P3GI untuk Wisata Edukasi

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Wacana Pemkot menjadikan Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Pasuruan sebagai wisata edukasi, terus dimatangkan. Pemkot menyebut wacana ini masih menunggu kesepakatan dengan pihak P3GI.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Pasuruan, Adri Joko Srijono mengungkapkan, rencana wisata edukasi masih berlanjut. Saat ini, pihaknya sedang membuat konsep draft memorandum of understanding (MoU).

Konsep ini meliputi kelebihan dan kekurangan dari pengembangan wisata edukasi di P3GI. Misalnya, manfaat pengetahuan yang dapat diserap siswa dan manfaat pada P3GI itu sendiri. Konsep draft yang sudah matang nantinya bakal dikirim ke P3GI.

“Kami perlu melakukan kesepakatan dengan pihak P3GI. Namun, kesepakatan ini nantinya seperti apa, kami masih membuat konsep MoU nya dahulu,” ungkapnya.

Joko -sapaan akrabnya- menjelaskan, rencana wisata edukasi ini bukannya tanpa alasan. Sebab, P3GI memiliki sejumlah aspek yang mendukung untuk hal ini. Misalnya, bangunan ini merupakan salah satu cagar budaya yang didirikan zaman penjajahan Belanda.

Dari sini, siswa siswi dari seluruh sekolah di Kota Pasuruan dapat belajar banyak hal. Seperti nilai historis dari bangunan ini dan sejarahnya. Selain itu, siswa juga bisa mempelajari tentang pengolahan tebu dari masa ke masa dan sarana yang tersedia di dalam P3GI dan fungsinya.

“Banyak hal yang perlu disiapkan untuk mewujudkan rencana ini. seperti pemkot juga harus turut membantu pembiayaan pemeliharaan gedung jika terlaksana,” terang Joko. (riz/fun)