Pastikan Semua SD-SMP di Kab Probolinggo Gunakan K-13

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo, mengklaim semua SD dan SMP negeri di daerahnya telah menggunakan Kurikulum 2013 (K-13). Namun, ada sejumlah SD yang belum menggunakan K-13. Terutama untuk kelas IV, V, dan VI.

Sekretaris Dispendik Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi mengatakan, K-13 di daerahnya sudah diterapkan sejak beberapa tahun lalu. Penerapannya dilakukan secara bertahap. “Kurikulum 2013 atau K-13 sudah beberapa tahun lalu kami terapkan. Tapi, tentu penerapannya secara bertahap,” ujarnya.

Menurutnya, semua SD-SMP negeri di Kabupaten Probolinggo telah menerapkan K-13. Namun, untuk jenjang SD sejauh ini masih ada yang menerapkan K-13 hanya di kelas I sampai kelas III. Sedangkan, kelas IV sampai kelas VI menggunakan kurikulum lama. “Tapi, yang penerapan kelas IV, V, dan VI jumlahnya tidak banyak. Datanya di kantor,” ujarnya.

Rozi memastikan, sejauh ini penerapan K13 berjalan lancar. Meski ada sebagai program baru yang menemui kendala. Seperti, pada sebagian guru. Jika di KTSP penilaiannya menggunakan angka-angka pada K-13 menggunakan diskriptif.

“Semuanya ada nilainya dan ini tentu bagi guru yang baru beralih dari KTSP ke Kurikulum 2013, sesuatu yang baru dan dibutuhkan penyesuaian. Bagi yang tidak nyaman dengan perubahan, mau tidak mau harus menyesuaikan,” ujarnya.

Pada prinsipnya, kata Rozi, K-13 dengan KTSP sebenarnya sama. Yang membedakan terletak pada strategi pembelajaran. Pembelajaran pada K-13, tidak lagi terfokus pada domain kognitif, tapi juga afektif. “Karenanya, butuh penyesuaian dari para tenaga pendidiknya,” ujarnya. (sid/fun)