Maling Jual Motor via Medsos, Dua Pelaku Curanmor asal Paiton Dibekuk

MASIH MUDA: Tersangka Hendra Setiawan (kiri) dan Firmansyah menunduk ketika dihadapkan kepada awak media, Sabtu (10/8). Mereka dibekuk dan disangka mencuri motor. (Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PAJARAKAN, Radar Bromo – Dua tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Desa Jabung Wetan, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, dibekuk. Yakni, Hendra Setiawan, 24 dan Firmansyah, 26.

Mereka dibekuk anggota Polsek Paiton, Polres Probolinggo, ketika menyaksikan acara petik laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Sabtu (3/8). Keduanya merupakan buronan kasus curanmor yang masuk dalam laporan Polsek Paiton pada 23 Juli.

Mereka disangka mencuri motor di Honda Beat bernopol N 2551 PB di Lapangan Futsal Handayani, Kecamatan Paiton. Dari laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Dari keterangan saksi di TKP (tempat kejadian perkara), ada yang kenal dengan tersangka. Tersangka sering ke lokasi dan ada satu barang bukti berupa kunci T yang tertinggal di TKP,” ujar Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto, Sabtu (10/8).

Menurut Eddwi, kedua tersangka mengakui perbuatannya. Namun, polisi belum berhasil menemukan barang buktinya. Sebab, tersangka sudah menjual motor hasil curiannya. “Motor Beat hasil curian itu dijual melalui media sosial Facebook seharga Rp 3,5 juta,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka juga diketahui pernah mencoba mencuri sepeda motor Satria FU, namun gagal. Saat penangkapan, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Jupiter MX Nopol 3601 QQ yang dikendarai tersangka. Kini, mereka disangka melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (ar/fun)