Dilantik, Saka Bhayangkara Tolak Segala Bentuk Radikalisme-Hoaks

DEKLARASI: Saka Bhayangkara Jatim melakukan deklarasi di atas rantis milik Brimob Polda Jatim, Jumat (9/8) malam. Di sana, mereka menyatakan menolak segala bentuk kerusuhan, kekerasan, narkoba, radikalisme, dan hoaks. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PRIGEN, Radar Bromo – Diselimuti dinginnya hawa Lereng Gunung Welirang, Pengurus Majelis Pembimbing Saka Bhayangkara Jawa Timur masa bakti 2019-2021, resmi dilantik. Jumat (9/8) malam, mereka dilantik langsung oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jatim, Saifullah Yusuf.

Pelantikan yang dilakukan di Wisata Halal Ngopi Bareng di Pintu Langit, di Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, itu berjalan khidmat. Mereka disaksikan oleh ribuan Saka Bhayangkara perwakilan kota-kabupaten se Jawa Timur.

Pengurusnya ada sejumlah pejabat teras, terutama dari lingkungan Polda Jatim. Di antaranya ada Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan yang didapuk sebagai ketua. Serta, Irwasda Polda Jatim Kombespol Sutardjo menjadi ketua harian.

“Ujung tombak Pramuka itu, di samping Gugus Depan, juga satuan komunitas, seperti Satuan Karya (Saka). Salah satu yang paling aktif, Saka Bhayangkara. Malam ini dilantik di Prigen. Majelis Pembimbing dan Pimpinan tingkat Jatim untuk masa bhakti tiga tahun ke depan,” ujar Saifullah Yusuf.

Pria yang akrab dipanggil Gus Ipul itu mengatakan, ada beberapa fokus dalam Saka Bhayangkara. Di antaranya, penegakan atau kesadaran hukum, lalu lintas, kamtibmas, dan keamanan lingkungan. “Ini menjadi suatu program untuk membangun kesadaran di tengah-tengah generasi muda,” ujarnya.

Usai pelantikan, di tempat yang sama dilanjut dengan deklarasi Saka Bhayangkara Jatim. Salah satu poinnya adalah menolak segala bentuk kerusuhan, kekerasan, narkoba, radikalisme, dan hoaks. Deklarasi itu dilakukan di atas rantis milik Brimob Polda Jatim yang diparkir di sisi timur panggung. (zal/rud)