Polisi Selidiki Faktor Lain Penyebab Ledakan di Rumah Juragan Pisang

GONDANGWETAN, Radar Bromo – Polres Pasuruan Kota masih menyelidiki faktor lain penyebab ledakan di rumah M. Sidiq, warga Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Namun, sejauh ini penyidik masih menduga penyebab ledakan adalah cooling room.

LULUH LANTAK: Rumah Sodiq sehari terjadi ledakan pada Minggu (4/8) lalu. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Sampai Rabu (7/8), rumah Sidiq masih disegel. Garis polisi masih terpasang di sekitar rumah korban yang berukuran 8 x 10 meter itu. Kepala Desa Kalirejo Nurul Huda mengaku sempat mendatangi Mapolres Pasuruan Kota. Sekitar pukul 13.00, dia menemui penyidik.

Huda mengaku, mendatangi Mapolresta untuk menanyakan perihal garis polisi di rumah Sidiq. Namun, penyidik masih melarang garis polisi itu dibuka. “Rencananya korban ingin bersih-bersih di rumahnya yang meledak. Cuma kami tidak diperbolehkan melepasnya dahulu,” ujarnya.

Diketahui, Sabtu (3/7) petang, warga Dusun Lodo, Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, dikagetkan dengan ledakan hebat. Ledakan itu terdengar dari Rumah M. Sidiq, di RT 01/RW 04. Syukur, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, korban ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 80 juta. Rumah korban hancur.

Untuk sementara, Polres Pasuruan Kota menduga, ledakan berasal dari cooling room. Maklum, korban merupakan juragan pisang Cavendish. Sehingga, membutuhkan cooling room untuk menyimpan barang dagangannya. Usai kejadian, rumah korban masih dipasangi garis polisi.

Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto mengatakan, police line itu masih harus tetap terpasang. Sebab, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab utama ledakan.

Sejauh ini, dari laporan yang diterimanya, faktor utama ledakan adalah cooling room atau mesin pendingin di dekat ruang tamu. Cooling room ini hasil rakitan korban dan tidak pernah melakukan uji tera.

“Dugaan sementara karena cooling room yang Sidiq rakit bersama temannya. Untuk faktor lainnya masih diselidiki. Yang jelas, police line masih dipasang demi kepentingan penyelidikan,” ujarnya. (riz/fun)