Begini Upaya Puskesmas Gempol Entaskan TBC, Kusta dan AKI-AKB

GEMPOL, Radar Bromo – Sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat, puskesmas dituntut untuk memiliki inovasi. Wujudnya adalah program kesehatan, yang dampaknya untuk meningkatkan pelayanan. Tujuannya pun harus berimplikasi terhadap kesehatan masyarakat sekitar.

Inilah yang membuat Puskesmas Gempol memiliki tiga program kesehatan andalan. Pertama Tb Work Place untuk mencegah tuberkolosis; kedua Peluk Kasih Kusta Bersama Jelita dan terakhir ialah Pecandu Mesra (Pelayanan Calon Pengantin Terpadu Menuju Masyarakat Sehat dan Sejahtera). Nama program terakhir dikhususkan untuk mengurangi angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

Menurut Kepala Puskesmas Gempol Akhmad Mukhtar, ketiga program diatas upaya untuk ikut menyehatkan lingkungan sekitar. Semua program yang dibuat, kini bahkan diterapkan untuk pencegahan maupun mengobatan.

Seperti Tb Work Place, yang merupakan program dari Kementerian Kesehatan untuk mendata jumlah pasien Tb aktif di suatu wilayah kerja Puskesmas Gempol untuk dapat terus memantau pasien Tb di Kecamatan Gempol. Program yang dikembangkan dari Tb Work Place ini ada dua macam.

“Pertama Public Relate yang bekerjasama dengan pihak perusahaan dan dokter praktik swasta dan hospitality dots linkage yang bekerjasama dengan RSUD Bangil. Tujuan dari program ini adalah untuk menekan biaya pengobatan karyawan yang sakit Tb, mengurangi tingginya absensi karyawan akibat sakit yang berulang, dan menekan risiko penularan Tb. Sedangkan, untuk karyawan yang terkena Tb sendiri, akan mengurangi faktor penyulit yang dihadapi saat pengobatan Tb,” beber kepala puskesmas Gempol, Akhmad Mukhtar.

Program ini sudah berjalan sejak 2005 dan diikuti oleh beberapa perusahaan serta praktik dokter swasta di sekitar wilayah kerja Puskesmas Gempol. Setelah dilakukan penjaringan sejak 2005, ada penambahan temuan dan pengobatan Tb.

Begitu juga dengan program kedua untuk mengeliminasi kusta. Program Peluk Kasih Kusta Bersama JelitabBertujuan untuk menjaring penderita kusta di wilayah kerja Puskesmas Gempol.

Sedangkan program ‘Pecandu Mesra’ yang berfokus pada AKI-AKB, diperlukan untuk meningkatkan kesehatan reproduksi dan memberikan pengetahuan masalah kesehatan reproduksi. Sehingga dapat menurunkan faktor risiko hingga menurunkan AKI-AKB. Bentuknya, dengan konseling dan pemeriksaan calon pengantin.

“Program ini bekerjasama dengan Kaur Kesra KUA, bidan desa serta Kepala Desa. Yang diberikan meliputi kesehatan reproduksi, pengetahuan tentang kehamilan, penyakit yang perlu diwaspadai dan kesehatan jiwa calon pengantin,” pungkasnya. (zal/fun)