Pedagang Setuju Tambah Hari Buka Pasar Ternak Jrebeng Kidul

WONOASIH, Radar Bromo – Rencana Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemkot Probolinggo menambah hari pasaran di Pasar Ternak Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, disambut antusias sejumlah pedagang. Mereka setuju hari pasaran dibuka tiga kali dalam sepekan.

“Setuju sekali kalau ditambah seminggu tiga kali. Apalagi sekarang Pasar Sapi Leces, sudah tidak jalan,” ujar salah satu pedagang sapi di Pasar Ternak Jrebeng Kidul, Agus Riyanto, 50, Sabtu (3/8).

Warga Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolingog, ini mengatakan, dengan menabah hari pasaran, membuat pedagang bisa lebih banyak dan lebih dekat untuk menjual atau membeli sapi. “Dulu saya biasanya sampai ke pasar-pasar desa di Kabupaten Probolinggo, untuk berjualan sapi. Sekarang cukup di Pasar Jrebeng Kidul,” ujarnya.

Selain itu, menjelang Idul Adha, Pasar Jrebeng Kidul menjadi sasaran pedagang sapi dari luar Jawa Timur. Sehingga, peluang menjual ternak semakin besar. Karena, pedagang yang membeli ternak lebih banyak.

“Biasanya pedagang dari luar Jawa Timur, kalau mau beli ternak selalu cari berat yang sesuai. Mereka ingin timbang ternak dan mendapat berat pastinya. Di sini kebetulan ada timbangan ternak,” ujar Agus.

Hal senada diungkapkan pedagang sapi asal Kuripan, Kabupaten Probolinggo, Iwan Kurniawan, 25. Menurutnya, tepat jika hari pasaran Pasar Ternak Jrebeng Kidul ditambah. “Di Jrebeng kidul, lokasinya sudah tidak membuat macet seperti saat masih di Pasar Wonoasih. Jadi, kalau pasar ternak lebih dari sekali atau bahkan tiga kali, itu bagus juga,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo, berencana menambah hari pasaran di Pasar Ternak Jrebeng Kidul. Jika saat ini masih sepekan dua kali setiap Selasa-Sabtu, rencananya akan dibuka seminggu tiga kali. (put/rud)