Persekap Tahan Imbang Banyuwangi Putra Curi Poin di Laga Perdana

KETAT: Midfielder Persekap Mohammad Sohib Haryadi (baju putih) dijegal pemain Persewangi dalam laga yang digelar di Stadion Diponegoro, Jumat (2/8) sore tersebut, Persekap meraih hasil seri. (Ramada Kusuma/Jawa Pos Radar Banyuwangi)

Related Post

PASURUAN, Radar Bromo – Skuad Persekap harus puas bermain imbang dengan tuan rumah Banyuwangi Putra FC. Skor 1-1 bertahan hingga akhir laga perdana mereka di kompetisi Liga 3 Regional musim ini. Persekap berhasil mencuri poin, meski tertolong gol di injury time.

BERI DUKUNGAN: Pemain Persekap menyapa Laskar Suropati yang ikut menonton di Stadion Diponegoro. (Ramada Kusuma/Jawa Pos Radar Banyuwangi)

Pertandingan yang bergulir di Stadion Diponegoro Banyuwangi itu menjadi ajang bagi tim tuan rumah dalam menguasai bola. Di menit-menit awal, pemain Banyuwangi Putra FC berambisi untuk membangun serangan.

Bahkan tim tuan rumah berupaya keras menggedor pertahanan Persekap dari berbagai sektor. Serangan yang mulai terbangun dari sektor sayap mampu menembus beberapa pemain tengah Persekap.

Namun upaya itu akhirnya berhasil dibendung oleh Khoirul Anwar. Tim berjuluk Laskar Untung Suropati itu lantas menjalankan strategi counter attack. Striker Arie Andika Ramadhan mendapat kawalan ketat dari pemain belakang Banyuwangi Putra FC. Bola dapat diambil alih sebelum memasuki kotak penalti.

Ritme pertandingan terus meningkat. Hingga tim tuan rumah kembali menguasai bola. Pemain belakang Banyuwangi Putra FC maju menjemput umpan bola. Pemain nomor punggung 24 itu langsung menceploskan bola ke gawang Achmad Humaidi. Tim tuan rumah unggul dua menit sebelum babak pertama berakhir.

Pelatih Persekap, Aris Budi Prasetyo menyesalkan beberapa peluang yang didapat timnya saat babak pertama, terbuang sia-sia. Semestinya, kata Aris, timnya bisa unggul dengan dua gol. “Kemungkinan anak-anak masih ada rasa nervous karena ini laga perdana,” ujarnya.

Dia juga menyebut timnya masih cukup beruntung bisa menahan tim tuan rumah dengan hasil imbang. Pemain nomor punggung 9 Andika Ramadhani mampu menyamakan kedudukan di menit ke-3 waktu tambahan yang diberikan wasit.

“Kondisi lapangan saya rasa juga banyak berpengaruh. Sehingga larinya bola banyak yang tidak terkontrol. Tapi Persekap masih beruntung kali ini bisa menahan tuan rumah dengan hasil seri,” pungkas dia.

Di sisi lain, hasil seri tentu disayangkan oleh Banyuwangi Putra. “Anak-anak kehilangan konsentrasi. padahal sudah di menit akhir, kita hampir menang,”ujar Asisten Pelatih BP, Rony Nurdiansyah. Hasil ini pun menurutnya cukup mengecewakan. Pasalnya sebagai tuan rumah, BP sangat berharap bisa mendapatkan hasil maksimal atau memenangkan pertandingan.

“Tim lawan sudah dipersiapkan setahunan, ini jelas sudah beda. Tapi kami tetap sesalkan anak-anak yang sering membuat kesalahan. Ditambah dengan kepemimpinan wasit yang saya rasa kurang tegas,” ucap Rony. (tom/fre/fun)