Dari 330 Desa di Kab Probolinggo, Baru 77 Lunas PBB 100 Persen

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dari 330 desa yang tersebar di 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo, baru 77 desa yang telah lunas Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkantoran (PBBP2). Angka itu terhitung hingga Rabu (1/8) berdasarkan data yang ada di Badan Keuangan Daerah (BKD) setempat.

Sebanyak 77 desa telah dinyatakan lunas 100 persen. Adapun 77 desa itu tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Probolinggo. Artinya, masih ada sekitar 253 desa yang masih belum lunas.

Priyo Siswoyo, Kepala Bidang Pendapatan BKD setempat mengatakan, untuk kecamatan yang telah dinyatakan 100 persen hingga awal Agustus ini hanya dua. Yaitu Kecamatan Sumber dan Kecamatan Bantaran. Sisanya sebanyak 22 kcamatan, berstatus belum lunas 100 persen.

Memurut mantan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menangah Pertama Dinas Pendidikan itu, tahun ini pihaknya menargetkan pendapatan PBBP2 sekitar Rp 10.840.880.649. Hingga Agustus ini yang masuk baru sekitar Rp 3.735.844.036. “Kan masih banyak yang belum. Jadi masih dapat 34 persen, ” jelasnya.

Pemberian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), lanjutnya, sudah ditetapkan pada Februari – Maret lalu. Tujuannya, tentu agar pembayaran uang dilakukan bisa dipercepat. “Untuk batas akhir penyetoran yaitu pada 30 September mendatang. Jadi masih punya waktu dua bulan, ” ungkapnya.

Guna mempercepat pembayaran, pihaknya melakukan langkah langkah tersendiri. Mulai dari monitoring langsung kelapangan, memberikan reward bagi kecamatan atau desa yang melakukan lunas sebelum tenggang waktu yang diberikan. Terakhir yaitu mendata mana saja yang belum menyetor untuk dilakukan evaluasi.

“Langkah langkah itu saat ini mulai kami lakukan. Kami melakukannya untuk mendorong agar yang belum melakukan penyetoran segera menyetor,” katanya. (sid/fun)