Pemkab Lebih Condong Menjual Asetnya di Wilayah Kota ke Pemkot

DRINGU, Radar Bromo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus mengkaji penghapusan aset yang ada di Kota Probolinggo. Sejauh ini, tim Pemkab lebih condong menghapus aset dengan penjualan.

Namun, pemkab masih mencari formula aturan yang mengatur penjualan aset antar pemerintah daerah. Mengingat, sudah ada komunikasi antara pemkab dengan Pemkot Probolinggo yang dinilai menyambut baik soal rencana pelepasan aset Kabupaten yang ada di Kota Probolinggo. Bahkan, Pemkot sendiri menawarkan untuk tukar guling atau saling hibah.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Probolinggo melalui Kabid Aset, Sugeng saat dikonfirmasi mengatakan, proses rencana pelepasan aset Kabupaten di Kota Probolinggo, terus berjalan. Sejauh ini, sudah ada komunikasi antar pemkab Probolinggo dengan Pemkot.

”Masih proses dan sudah ada komunikasi antar dinas kabupaten dengan kota Probolinggo,” katanya pada Radar Bromo, Selasa (30/7).

Sejauh ini diakui Sugeng, pihaknya lebih condong untuk penjualan aset milik Pemkab ke Pemkot. Dibanding dengan proses tukar guling atau saling hibah. Mengingat, pemkot tertarik dengan tiga aset kabupaten Probolinggo. Mulai dari banguan di museum, kantor Labkes dan kantor Dishub. ”Sedangkan satu aset lagi, eks kantor dinas perikanan ada pihak swasta yang mengajukan tukar guling. Tapi, kami inginnya tukar guling, tapi aset penggantinya itu ada di Kota Kraksaan,” terangnya.

Dengan kondisi itu, dikatakan Sugeng, pihaknya masih mencari formula atau payung hukum yang mengatur penjualan aset. Terutama, penjualan aset antar pemerintah daerah. Mengingat, pemilik aset pemkab Probolinggo dan rencana pembelinya adalah Pemkot Probolinggo. ”Ini yang masih kami kaji dan terus mencari payung hukum untuk proses pelepasan aset ini,” ungkapnya.

Data yang dihimpun Radar Bromo menyebutkan, setidaknya ada empat aset Kabupaten yang akan dihapus. Mulai dari aset gedung labkesda yang berada di belakang RSUD Moh, Saleh; Kantor Dishub Kabupaten; bangunan di gedung Museum Kota Probolinggo dan eks kantor dinas perikanan di sebelah selatan RS Amanah. (mas/fun)