Menteri ESDM Resmikan PLTGU Blok III di Grati, Bisa Hasilkan 4.000 Mega Watt di Akhir Tahun

KE PASURUAN: Menteri ESDM Ignasius Jonan (dua dari kiri depan) saat berada di lokasi PLTGU di grati. Kedatangannya untuk meresmikan Blok III yang direncanakan memiliki 4.000 mega watt. (Muthoillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GRATI, Radar Bromo – Pemerintah Pusat terus berupaya agar seluruh wilayah di Indonesia teraliri listrik. Salah satunya dengan menambah jaringan listrik baru melalui Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Blok III yang dibangun di PT Indonesia Power Grati, Kabupaten Pasuruan.

MENDAMPINGI: Ignasius Jonan disambut Wabup Gus Mujib Imron. (Muthoillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Jumat (26/7) pukul 14.00, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan PLTGU Blok III itu. Selama tiga jam, Jonan melihat lokasi PLTGU yang memiliki tenaga 450 mega watt tersebut.

Turut hadir dalam acara peresmian ini, Dirut PLN Sofyan Basir dan Wabup Pasuruan KH Mujib Imron. Hadir juga sejumlah perwakilan Forkompinda Kabupaten Pasuruan dan Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno.

PLTGU Blok III sendiri, merupakan proyek hasil kerja sama PLN, Samsung, dan Lotte. Total investasinya mencapai Rp 3,61 triliun dan mulai dibangun sejak 24 Juli 2017. Dan sejak 20 Desember 2018, PLTGU Blok III dapat dioperasikan.

Ignasius Jonan bersama rombongan sempat melihat operasional PLTGU Blok III di ruangan efficiency war room. Rombongan juga melihat tempat lain di sana.

Wabup Pasuruan KH Mujib Imron menyebut, Pemkab Pasuruan sangat menyambut positif peresmian PLTGU Blok III ini. Ia berharap adanya PLTGU Blok III dapat membantu masyarakat setempat. Utamanya desa di Kabupaten Pasuruan yang belum teraliri listrik.

“Kurang lebih ada lima desa di Kecamatan Nguling dan Kecamatan Lekok yang belum teraliri listrik. Mudah-mudahan, ada solusi. Tentunya penambahan jaringan ini sangat baik untuk investasi dan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Pasuruan,” ungkapnya.

Direktur Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI Ridho Mulyana menjelaskan, pembangunan PLTGU Blok III merupakan salah satu upaya mewujudkan target pemerintah membangun jaringan listrik 25.000 mega watt. Sejauh ini, di seluruh Indonesia sudah terbangun jaringan listrik 10 persen dari target.

“Kami berharap sampai akhir tahun 2019 ini, jaringan yang terbangun bisa mencapai 4.000 mega watt. Supaya target 25.000 mega watt yang dicanangkan oleh Pemerintah RI bisa segera terealisasi di seluruh Indonesia,” jelas Ridho.

Menteri ESDM Ignasius Jonan menambahkan, pihaknya berkomitmen agar seluruh wilayah di Indonesia bisa teraliri listrik. Menurutnya, PLTGU Blok III ini memiliki peran positif untuk masyarakat di wilayah sekitar. Seperti Kota Malang, Surabaya, dan wilayah timur Jawa.

Ia lantas mencontohkan, jika setiap kepala keluarga (KK) diasumsikan membutuhkan listrik untuk rumah tangga sebesar 450 volt ampere (VA), maka PLTGU Blok III yang memiliki kapasitas 450 mega watt ini dapat mengaliri satu juta KK.

“Saat ini rasio masyarakat di Indonesia yang sudah teraliri listrik sebesar 98,99 persen dari jumlah penduduk. Jadi, kalau mengacu pada jumlah penduduk mencapai 260 juta. Untuk satu persennya masih ada sekitar 2 juta lebih yang belum teraliri listrik dengan baik,” terang Jonan. (riz/fun)