Edarkan Pil, Ibu Rumah Tangga asal Asembagus di Kraksaan Dibekuk Polisi

PAJARAKAN, Radar Bromo – Sauda Rukmini, 45, warga Desa Asembagus, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dibekuk Satuan Reskoba Polres Probolinggo. Pasalnya, ia mengedarkan pil sediaan farmasi tanpa izin. Karenanya, ia harus meringkuk di balik jeruji besi.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, ibu rumah tangga itu diamankan Selasa (24/7) lalu sekitar pukul 21.00. Ia diamankan saat berada di rumahnya. Karena didapati ada barang bukti, Sauda hanya bisa pasrah saat digelandang ke mapolres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Iptu Sujilan, Kasat Reskoba Polres Probolinggo mengatakan, penangkapan itu bermula dari laporan masyarakat. Warga mengeluh adanya peredaran pil Dextrometrophan dan Trihexipenidyl. Setelah itu, pihaknya menindaklanjuti dam mendapatkan satu orang diduga pengedar.

“Kami selidiki untuk menindaklanjuti laporan masyarakat itu. Setelah itu, kemudian kami mendapatkan titik terang siapa yang mengedarkan,” ujarnya.

Pria yang pernah bertugas di Polres Jember itu menambahkan, pihaknya melakukan upaya penangkapan. Saat dipastikan bahwa yang dicurigai itu berada di rumahnya ia langsung menggerebek.

“Setelah kami pastikan kebenarannya langsung kami amankan dan bawa ke mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Selain berhasil mengamankan pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti. Antara lain 1 plastik berisi 740 butir pil warna putih jenis Trihexipenidyl; 1 boks berisi 1.000 butir pil warna kuning jenis Dextrometrophan; 1 buah tas kresek warna putih; 1 botol warna putih untuk tempat obat.

“Karena perbuatannya, ia kami kenakan pasal 197 sub 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan,” ungkapnya. (sid/fun)