Pemkot Probolinggo Pertimbangkan Anjal Kembali ke Sekolah

NGGANDOL: Tiga anak jalanan menggandol truk di Jalan Lingkar Utara, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Kamis (25/7). Kini, Pemkot memikirkan bagaimana mereka bisa kembali ke sekolah. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

MAYANGAN, Radar Bromo – Keberadaan anak jalanan (anjal) di Kota Probolinggo terlihat semakin marak. Terutama, di lokasi-lokasi strategis. Seperti di Perempatan Brak. Di sana, sering terlihat anak-anak usia sekolah menjadi pengamen.

Hal ini telah disadari oleh Pemkot Probolinggo. Termasuk solusi untuk menyelesaikannya. Salah satunya dengan mengembalikan mereka, terutama yang berasal dari Kota Probolinggo ke sekolah.

“Keberadaan anjal yang mengamen ini memang tidak dipungkiri ada. Sudah ada langkah dari Satpol PP juga untuk menertibkan. Tapi, sudah diamankan nanti kembali lagi mengamen,” ujar Wakil Wali Kota Probolinggo Moch. Soufis Subri, Kamis (25/7).

Pihaknya mengaku siap menyelesaikan masalah ini. Salah satunya dengan mengembalikan mereka ke lembaga pendidikan. Namun, untuk mengembalikan anjal mendapatkan pendidikan, juga ada yang harus dipertimbangkan. “Seperti melakukan pendataan terhadap anjal. Kemudian, sekolah atau format pendidikan yang tepat bagi mereka juga harus dipikirkan,” ujarnya.

Menurutnya, tidak semua anjal berasal dari keluarga tidak mampu. “Ada yang dari keluarga mampu, tapi tidak diperhatikan keluarganya. Atau, ada pemberontakan di keluarganya, akhirnya jadi anjal. Ada kasus seperti itu,” ujar Subri. (put/rud)