Duh, 20 Aki PJU Solar Cell di Jalan Raya Tongas Hilang

TONGAS, Radar Bromo – Hampir satu bulan ini Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalan Raya Tongas, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, tidak menyala. Sebab, aki PJU yang menggunakan tenaga surya itu hilang.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, PJU yang mati posisinya mulai di rest area Tongas hingga perbatasan Tongas dengan Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Jika ditotal, jumlahnya sekitar 20 PJU.

Bahkan, sebelumnya ada beberapa PJU yang mati di Jalan Raya Nguling. Namun, tidak berlangsung lama. Petugas lantas memperbaiki PJU yang mati.

Sayang, perbaikan belum dilakukan di Tongas hingga saat ini. Di daerah itu, lampu PJU tetap mati.

Heri Sulistyanto, kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo menjelaskan, pihaknya sudah mendapat laporan mengenai PJU yang mati di Jalan Raya Tongas. Menurutnya, PJU tersebut mati lantaran aki solar cell di PJU ada yang mengambil.

“Aki itu hilang. Karena itu PJU tidak menyala,” ujarnya.

Heri mengaku, pihaknya tidak bisa menganggarkan pembelian aki solar cell. Sebab, PJU yang ada di jalan pantura itu merupakan kewenangan Dishub Provinsi Jawa Timur.

“Apalagi harga satuannya mahal. Harganya sekitar Rp 3 juta per satu buah,” tandasnya.

Karena itu, pihaknya berencana mengusulkan perbaikan ke provinsi. Sehingga, provinsi bisa segera memperbaiki PJU yang padam itu. Sebab, jumlah PJU yang mati cukup banyak. Sekitar 20 unit.

“Nanti akan kami usulkan agar segera diperbaiki. Itu penting, karena untuk umum. Apalagi kalau malam kan jadi gelap,” tandasnya. (sid/hn)