Pelatih Mundur, Manajemen Persekabpas Tunjuk Fakhrudin jadi Karteker

RAPAT: Jajaran manajemen Persekabpas rapat bersama panpel di sebuah rumah makan di Kota Pasuruan. Dalam rapat itu, sempat muncul nama M Fakhrudin (Foto inset) yang akan dijadikan pelatih karteker Persekabpas. (Foto: Fandi Armanto/Jawa Pos Radar Bromo).

Related Post

PASURUAN, Radar Bromo – Mundurnya Sunardi dari kursi pelatih Perskabpas, membuat jajaran manajemen harus bergerak cepat. Usai memutuskan mundur, jajaran manajemen langsung menggelar rapat internal. Satu nama sempat disebut untuk dijadikan pelatih karteker.

Dia adalah M Fakhrudin, eks pemain sepakbola yang pernah moncer bersama Deltras Sidoarjo hingga , Persebaya hingga Arema. Nama Fakhrudin muncul lantaran dia dianggap mumpuni untuk mengarsiteki Laskar Sakera. Manajemen juga sudah mengontak yang bersangkutan, dan meminta hadir saat sesi latihan Rabu (24/7) sore di stadion R Soedrasono.

“Ya, kemungkinan Fakhrudin menjadi karteker. Bukan tanpa alasan menunjuknya. Kami yakin, Fakhrudin yang masih muda, bisa mengubah skema permainan,” beber Suryono Pane, manajer Perskabpas.

Fakhrudin yang kini usianya masih 37, dianggap cocok untuk menukangi Laskar Sakera. Manajemen percaya, Persekabpas butuh pelatih muda, yang racikannya mampu menggugah para pemain. “Spirit milenial dan pasti yang muda, punya ilmu baru. Nanti (Fakhrudin) akan kami datangkan saat latihan sekaligus perkenalan dengan para pemain,” beber Suryono Pane.

Di tangan Fakhrudin, arek-arek Laskar Sakera masih memiliki waktu untuk berlatih. Bahkan Fakhrudin diberi kebebasan untuk memoles tim, dan tampil uji coba dua kali.

“Posisinya karteker. Kalau nanti memang cocok, tentu akan kami lanjut (kontrak). Begitu juga sebaliknya. Kami mencari pelatih yang tepat supaya Persekabpas bisa mengarungi kompetisi dan lolos Liga 2. Kami berharap Persekabpas ada perubahan,” beber Suryono Pane.

Rentetan hasil minor Persekabpas selama laga uji coba jelang digulirkannya Liga 3 Zona Jatim musim ini, akhirnya memakan korban. Pelatih kepala tim berjuluk Laskar Sakera, Sunardi akhirnya memilih mundur dari jabatannya. (fun)