Permintaan Turun di Semester Pertama, Kemenag Sebut Penyebabnya Ini

PASURUAN, Radar Bromo – Sepanjang semester pertama di tahun 2019, permintaan rekomendasi umrah ke Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan mencapai 427. Jumlah ini cukup jauh menurun dari periode yang sama tahun lalu sebesar 660 permintaan.

Imron Muhadi, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag mengatakan, secara statistik permintaan rekomendasi umrah memang cenderung ada penurunan. Kendati data ini juga tidak bisa menentukan banyaknya jamaah yang pergi berhaji selama semester pertama ini.

“Rekomendasi umrah ini bertujuan untuk masyarakat yang bakal berangkat umroh namun belum memiliki paspor. Sehingga yang sudah memiliki paspor memang tidak perlu lagi rekomendasi umroh,” terangnya.

Meskipun ada penurunan dari tahun 2018 lalu, ada kemungkinan bahwa jamaah umrah yang bakal berangkat sudah memiliki atau sudah pernah berumroh. Sehingga tak lagi mengajukan rekomendasi ke Kemenag.

Rekomendasi umroh memang baru diberlakukan sejak tahun 2017 lalu. Tujuannya adalah untuk menanggulangi TKI ilegal di Arab Saudi. Sehingga yang berangkat umroh dipastikan memang benar-benar umroh dan tidak melanjutkan bekerja disana. (eka/fun)