Pembebasan Lahan untuk Relokasi Rel KA Tunggu Appraisal

GEMPOL, Radar Bromo – Pembayaran sekaligus pembebasan lahan untuk relokasi jalur rel Kereta Api (KA) Gununggangsir-Sidoarjo ditarget terealisasi tahun ini. Namun, sejauh ini pembayaran dan pembebasan lahannya belum dilakukan. Alasannya, masih menunggu hasil appraisal.

Selain melintasi wilayah Kabupaten Sidoarjo, relokasi rel KA ini juga akan melintasi wilayah Kabupaten Pasuruan. Ada empat desa di Kecamatan Gempol yang akan terdampak. Di antaranya, Desa Carat, Kejapanan, Gempol, dan Desa Legok.

Rencana relokasi itu terus dimatangkan. Termasuk rencana pembebasan lahan yang dijadwalkan akan dilakukan tahun ini. “Pembayaran sekaligus pembebasan lahannya memang diagendakan terealisasi di tahun ini. Ini, dilakukan setelah proses appraisal,” ujar Koordinator Lapangan dari Kemenhub RI Dirjen Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur Totok Hariyanto.

Totok mengatakan, proses appraisal merupakan tahapan terakhir sebelum dilakukan pembebasan lahan dan pembayaran. Kini, prosesnya masih melakukan penandaan titik bidang. “Ini, ditangani Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pasuruan atau setempat,” ujarnya.

Menurutnya, rel KA ini nantinya akan dibangun menjadi double track atau dua jalur. Namun, pada tahap awal baru akan dibangun satu jalur dulu. “Setelah proses ini baru dilakukan pengumuman sekaligus sosialisasi. Kemudian appraisal, berikutnya pembayaran dan pembebasan lahannya,” ujar Totok. (zal/rud)