Selain Perampokan, Ada Warga Tegalsiwalan yang Motornya-Duit Dicuri

TEGALSIWALAN – Kawasan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo jadi sasaran pelaku kejahatan Minggu (21/7). Selain terjadi perampokan di Desa Tegalsiwalan, aksi pencurian juga terjadi di Desa Banjarsawah.

Motor milik Zainul Amin, 30, warga Dusun Krajan, Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan pun amblas dicuri. Motor yang dimaling itu jenis Honda Beat bernopol N 3635 QA. Selain kehilangan motor, korban juga kehilangan HP dan uang tunai sebesar Rp 750 ribu.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, lokasi rumah korban Zainul dengan rumah Tikum, korban perampokan cukup dekat. Hanya berjarak sekitar 200 meter. Hanya beda desa, karena lokasi sama-sama berada di perbatasan desa.

Korban Zainul saat ditemui mengaku, dirinya mengetahui motornya hilang dicuri sekitar pukul 06.00. Saat itu, dirinya berniat ke rumah Tikum. Karena mendengar, tetangganya itu baru saja menjadi korban perampokan. Namun nahas, saat ke garasi tempat motornya diparkir, sudah tidak ada.

“Garasi ini memang tidak ada pintunya. Sudah biasa, saya parkir motor ini di sini (garasi), meski malam tidak ada masalah. Bahkan, selain motor Honda Beat, ada motor Yamaha Vega R juga di parkir. Tapi motor Vega R nya masih ada, hanya Beat saja yang dicuri,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Mengetahui motornya hilang, kata Zainul, langsung naik ke kamar di lantai 2. Rupanya, kunci motor Honda Beat itu sudah tidak ada juga. Kebetulan, kunci motor Beat disimpan di meja samping TV.

Selain itu, uangnya yang ada di atas kulkas sebesar Rp 750 ribu pun raib dicuri. Saat turun ke garasi kembali, dirinya baru sadar pelaku masuk lewat jendela. Terbukti, jendela ukuran kecil miliknya rusak akibat dicongkel.

”Saya tidur di atas, tidak sadar dan tidak terbangun saat pelaku masuk ambil kunci motor. Pelaku masuk lewat jendela dan keluar lewat pintu belakang garasi. Kunci pintu ini dibuang oleh pelaku dan saya temukan di depan rumah,” terang juragan sewa jaring bawang merah itu.

Kapolsek Tegalsiwalan AKP Ida Bagus Gede saat dikonfirmasi membenarkan adanya dua kejadian pencurian dalam semalam. Satu TKP pencurian dengan kekerasan atau rampok dan satunya lagi pencurian dengan pemberatan (curat) dalam rumah. ”Iya kami masih selidiki kasus pencurian itu,” ujarnya. (mas/mie)