Setengah Tahun, Target Retribusi Pemakaman Hampir Terpenuhi

PASURUAN – Pendapatan Pemkot Pasuruan dari sektor retribusi makam hampir memenuhi target. Pasalnya, dalam kurun waktu enam bulan terakhir, capaian retribusi sudah lebih dari 90 persen. Seluruhnya berasal dari makam-makam baru yang ditarik retribusi.

Kepala UPT Pemakaman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan, Wisnu Bagya Winarsa menyampaikan rekapitulasi retribusi selama enam bulan terakhir mencapai Rp 27.350.000. Dengan begitu, target retribusi tahun ini bakal segera terpenuhi.

“Targetnya sama dengan tahun sebelumnya. Yakni Rp 29 juta. Dalam waktu enam bulan ini sudah mencapai 94,31 persen,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Retribusi itu berasal dari enam TPU yang kini dikelola Pemkot. Yakni TPU Gadingrejo, TPU Bugul Kidul, TPU Purutrejo 1, TPU Purutrejo 2, TPU Bong Pohjentrek, dan TPU Temenggungan. Capaian retribusi tahun ini, kata Wisnu, terbilang meningkat jika dibandingkan tahun lalu.

Dalam periode yang sama pada 2018, capaian retribusi yang didapat Pemkot masih di angka 68,79 dari target. Artinya, pendapatan daerah selama enam bulan pada tahun lalu dari sektor retribusi makam itu masih sekitar Rp 19.950.000.

“Dalam kurun waktu enam bulan, lebih tinggi tahun ini. Tapi retribusi ini berasal dari makam-makam yang baru saja,” ujarnya.

Wisnu juga menerangkan jika besaran retribusi yang ditargetkan dari masing-masing TPU itu tidak sama. Rinciannya, TPU Gadingrejo ditarget Rp 13.500.000; sedangkan TPU Bugul Kidul, TPU Purutrejo 1, dan TPU Purutrejo 2 masing-masing ditarget Rp 4,5 juta. Lalu TPU Bong Pohjentrek dan TPU Temenggungan hanya ditarget Rp 2 juta.

“Yang paling tinggi memang TPU Gadingrejo karena lahan dan kapasitasnya memang lebih dari yang lain,” terangnya. (tom/fun)