Innalillahi, Mau Salat Jumat di Masjid Jamik Al Anwar, Warga asal Sumberdawesari Meninggal

PASURUAN – Tubuh Sujono, mendadak lemas saat jamaah Salat Jumat di Masjid Jamik Al Anwar Kota Pasuruan mulai berdatangan, Jumat (19/7). Pria 69 tahun itu langsung tak sadarkan diri setelah menunaikan salat sunah di serambi masjid.

Sejumlah jamaah pun menghampirinya. Mereka pun terkejut lantaran pria asal Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, itu telah meninggal. Sujono mengembuskan napas terakhirnya beberapa saat sebelum salat Jumat digelar.

“Setelah azan, almarhum ini salat sunah Qobliyah. Namun, setelah itu almarhum meninggal dunia,” ungkap Ansori, petugas keamanan masjid.

Jenazah Sujono kemudian diluruskan serta ditutupi sajadah. Setelah salat Jumat, baru jamaah mengurus jenazahnya. Takmir masjid menghubungi keluarga Sujono untuk memberitahukan kabar duka itu.

“Jenazah lalu dipulangkan ke rumah duka. Insyaallah almarhum ini husnul khotimah,” ujar Ansori.

Sebelumnya, Sujono berangkat dari rumah dengan anaknya, Umi Salamah. Sujono berniat menjenguk cucunya yang tak lain anak dari Umi Salamah yang tengah mondok di Ponpes Salafiyah, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Pangungrejo, Kota Pasuruan. Lokasinya di belakang masjid.

Saat mendekati waktu salat Jumat, Sujono bergegas menuju masjid. Dia jalan kaki ke masjid, dari Ponpes Salafiyah. Sementara Umi Salamah, menunggu di ponpes.

Kanit Reskrim Polsek Purworejo Bripka Hendra Trio memastikan, Sujono meninggal lantaran sakit. Pihaknya juga telah menggali keterangan dari pihak keluarga mengenai hal itu.

“Almarhum ini punya riwayat sakit darah tinggi dan jantung. Informasinya baru sembuh dari stroke,” terang Hendra.

Pihak keluarga juga telah menerima kematian Sujono. Jasadnya lalu dikebumikan sekitar pukul 16.00 di pemakaman desa setempat. “Keluarganya sudah membuat surat penolakan visum atau otopsi,” pungkasnya. (tom/fun)