Mau ke Pasar, Pasutri asal Karangmenggah Tewas usai Tabrak Tronton di Purwosari

PURWOSARI – Perjalanan dua pasangan suami istri asal Purwosari untuk berbelanja ke Pasar Lawang, berakhir tragis. Keduanya terlibat kecelakaan hingga meregang nyawa.

Pasutri bernasib nahas itu adalah Basori Gianto, 44 dan Legianti, 40. Keduanya asal Desa Karangmenggah, Kecamatan Purwosari.

Keduanya tewas dalam kecelakaan lalu lintas, Kamis (18/7) sekitar pukul 04.30. Motor mereka kecelakaan di jalan jurusan Pasuruan-Malang, Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari.

LOKASI KEJADIAN: Petugas Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan melakukan olah TKP usai kejadian. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Saat itu keduanya mengendarai motor Honda PCX N 4804 TDK. Motor mereka menabrak tronton nopol AA 1876 BA muatan bijih besi, yang dikemudikan Bejo Sugianto, 53, asal Desa Kartika Jaya, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal.

“Motor berjalan dari utara ke selatan, sesampainya di TKP menabrak tronton berjalan dari arah selatan belok timur atau kanan masuk pabrik,” jelas Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Iptu Marti.

Saat itu juga, kedua korban pengendara dan penumpang motornya tewas di lokasi kejadian.

Mengalami luka wajah robek, kepala belakang dan dada memar.

Sempat dievakuasi ke IGD Puskesmas Purwosari. Kemudian di visum ke kamar mayat RSUD Bangil.

“Posisi sopir trontonnya di pihak kurang menguntungkan, karena potong lajur. Bodi bagian belakang menonjol di jalan, sehingga baknya tertabrak motor,” ungkapnya.

Kejadian laka ini juga menimbulkan kerugian materiil, yakni motor Honda PCX bodi depan ringsek. Sedangkan trontonnya pengaman baknya patah. (zal/fun)