Anak Main Api, Gudang di Jalan Gubernur Suryo Nyaris Ludes

KANIGARAN- Kasus kebakaran kembali terjadi di Kota Probolinggo. Rabu (18/7), gudang barang bekas di rumah Maria Theresia Anggela, 28, di Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, terbakar. Syukur, api bisa segera dipadamkan sehingga api tak sampai melahap habis rumah korban.

Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 10.00. warga sekitar pun terihat panik. Mereka khawatir api menjalar ke rumahnya. Beruntung, api dapat dipadamkan setengah jam kemudian setelah dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) Pemkot Probolinggo tiba di lokasi. Akibat kejadian ini, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta.

Amukan api membuat seluruh barang berupa plastik dan kardus di gudang itu jadi arang. Api sempat menjalar ke dapur. Syukur segera berhasil dipadamkan. “Saya nggak tahu. Saya dengar bunyi kretek-kretek. Begitu keluar, saya lihat api di gudang,” ujar Maria.

Ibu tiga anak ini mengaku, saat kejadian dirinya sedang makan. Karena mendengar suara aneh, ia langsung keluar rumah. “Nggak tahu penyebabnya. Mungkin korsleting listrik,” ujarnya kepada sejumlah awak media dan petugas tanggap bencana.

Pengakuan serupa disampaikan orang tua Maria, Evelyin, 60. Dugaannya sama, karena korsleting listrik. Sebab, di gudang itu tidak ada kompor. Posisinya juga terpisah dengan dapur. “Di gudang hanya tumpukan kardus dan plastik,” ujarnya.

Namun, salah satu petugas Tagana Kota Probolinggo Ahmadi mengaku, menemukan fakta lain. Katanya, kebakaran bukan karena korsleting listrik, tapi karena anak Maria. Dua anaknya bermain api dengan membakar sejumlah barang di dekat gudang. Sedangkan, Maria berada di dalam rumah.

“Bukan korsleting listrik. Anaknya (Maria) bakar-bakaran dekat gudang. Apinya merambat ke gudang karena saat itu kondisi angin cukup kencang. Anaknya ngaku sendiri kalau dia main bakar-bakaran. Itu anaknya di luar nangis,” ujarnya. (rpd/fun)