Rencana Pembangunan Puskesmas Beji Tak Jelas, Penyebabnya Pasar Ini

BANGIL – Rencana pemerintah untuk mentransformasi puskesmas pembantu menjadi puskesmas Beji, mengambang. Sulitnya relokasi pedagang di Pasar Gondanglegi, membuat Pemkab seolah urung untuk mewujudkan rencana tersebut.

Terbukti, hingga sekarang, rencana pembangunan pustu setempat, tak kunjung terealisasi. Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf mengaku, butuh kajian untuk mewujudkan pemindahan Puskesmas Beji ke kawasan pasar Gondanglegi.

Apalagi, dengan keberadaan pedagang yang enggan untuk dipindah ke pasar Cangkringmalang yang telah disiapkan sebelumnya. “Kami masih perlu mengkaji rencana tersebut,” ulasnya.

Ia tak menampik, kalau pedagang enggan untuk direlokasi. Padahal, relokasi itu dilakukan untuk penataan. Supaya program yang disiapkan sebelumnya bisa berjalan. Apalagi, pasar baru telah disiapkan. “Kalau tidak mau ditata, bagaimana lagi,” sambungnya.

Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan, Edy Suwanto menambahkan, pasar Gondanglegi sejatinya sudah tak layak. Karena keberadaannya, yang berdekatan dengan jalan pantura dan lokasinya lebih rendah dibanding jalan raya.

“Dari sisi keamanan, cukup membahayakan. Mengingat, jalan setempat dilalui kendaraan-kendaraan besar. Sementara posisisnya, lebih rendah dari jalan raya,” akunya.

Karena itulah relokasi pasar setempat sempat didengungkan. Namun, tak bisa terlaksana hingga sekarang. Padahal, sudah bertahun-tahun lamanya gagasan itu dimunculkan.

Pedagang sendiri bukan tanpa alasan enggan untuk direlokasi. Mereka menganggap, pasar baru yang disiapkan kurang representatif. Sehingga, mereka takut akan sepi. (one/fun)