Hari Terakhir, Bridge Sumbang Perak, Basket Gagal Perunggu

GRESIK – Sampai hari terakhir Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VI, Sabtu (13/7), sejumlah cabang olahraga masih memperebutkan sejumlah medali. Di antaranya, basket dan bridge.

Cabor bridge berhasil menyumbang satu perak untuk Kota Probolinggo. Sebelumnya, cabor itu berhasil meraih medali perunggu itu didapat dari kelas beregu putri. Medali perak didapat dari kelas beregu campuran.

Medali itu didapat setelah atlet dari Kota Probolinggo itu harus mengakui keunggulan atlet Jember di laga puncak. Danang Budinanto, Pelatih cabor bridge mengatakan, sebenarnya atletnya bisa meraih emas. Namun, karena kondisi atletnya kecapekan, atlet kota mangga pun tampil tak maksimal di final.

“Saya rasa karena kecapean. Soalnya mereka mulai awal main terus dan tidak ada cadangannya. Untuk daerah lain, ada cadangannya,” ujar Danang.

Meski begitu, pihaknya tetap mensyukuri perolehan itu. Menurutnya, sebenarnya cabornya tidak ditarget perak. Bridge kota hanya ditarget dua perunggu saja.

“Tentunya ini (2 perak) di luar target. Ini sangat bagus sekali. Kami tidak menyangka akan lolos final dan berhasil mendapatkan medali perak,” tandasnya.

Jika Bridge berhasil meraih medali perak, kondisi cabor basket berbeda. Setelah sebelumnya gagal masuk final, cabor tersebut juga gagal menang dalam perebutan medali perunggu.

Nofendi Santoso Manager Tim basket Putra Kota Probolinggo menyebut, kekalahan itu tak terlepas dari kondisi 3 atlet yang cedera.

“Kami hanya bermain sembilan orang. Sehingga, tidak bisa maksimal. Tiga atlet kami cedera,” ungkap Nofendi Santoso usai laga.

“Lolos semifinal ini sudah mencapai target. Sebab, kami tidak ditarget emas. Tetapi, kami ditarget lolos delapan besar. Ini untuk pertama kalinya kami lolos sampai semifinal. Semoga nanti porprov berikutnya bisa mendapatkan medali,” harapnya. (sid/mie)