Butuh Banyak Personel untuk Razia Balap Liar di Jalan Panglima Sudirman, Ada yang Tenggak Miras

DIAMANKAN: Sebanyak 60 motor diamankan Polres Pasuruan Kota dalam razia balapan motor di Jalan Panglima Sudirman Kota Pasuruan, yang digelar Minggu (14/7) dini hari. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Hampir tiap Sabtu malam, jalur protokol di sepanjang Jalan Panglima Sudirman Kota Pasuruan, menjadi tempat ratusan remaja menggelar aksi balap motor. Karena dinilai kian meresahkan, Polres Pasuruan Kota pun merazia mereka, Minggu (14/7) dini hari.

Sebanyak 31 remaja dan 60 motor berhasil diamankan petugas. Semuanya lantas dibawa ke Mapolres Pasuruan Kota. Sementara puluhan yang lain kabur saat razia dilakukan.

Sebelum dirazia, para pembalap liar itu mulai menggelar balapan sekitar pukul 01.00. Ratusan remaja datang dengan membawa motor masing-masing.

Mereka tidak menduga, petugas Polres Pasuruan Kota datang ke lokasi setengah jam kemudian. Yaitu, pukul 01.30. Dengan cepat, sebanyak 75 personel dari lintas satuan menggerebek lokasi balapan.

Kepanikan pun langsung terjadi. Puluhan pembalap liar kabur menghindari razia. Ada yang lari menggunakan motor masing-masing. Ada juga yang kabur dengan meninggalkan motor mereka di lokasi balapan.

Namun, petugas tidak tinggal diam. Aksi kejar-kejaran pun terjadi antara petugas dengan para remaja tersebut. Alhasil, 31 remaja berhasil diamankan bersama 60 motor yang ada di lokasi balapan.

MASIH REMAJA: Selain motor, pemiliknya juga ikut diamankan. Rata-rata mereka masih berusia remaja, yang memang sengaja untuk balap liar tiap sabtu malam. Sebanyak 31 remaja yang ikut balap liar dan kedapatan minum-minuman keras juga diamankan petugas gabungan. Kesemuanya dibawa ke Mako Polres Kota Pasuruan, Minggu (14/7) dini hari. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto membeberkan, pihaknya berhasil mengamankan puluhan unit motor dalam razia tersebut. Polisi juga menjaring 31 orang. Sebagian dari mereka diamankan lantaran terpergok sedang pesta miras di sekitar lokasi.

Mario menyayangkan puluhan orang diamankan dalam operasi tersebut kebanyakan masih remaja. Ia pun meminta kepada masyarakat untuk memantau aktivitas anak-anaknya agar tak salah bergaul.

“Selama ini memang banyak keluhan yang disampaikan masyarakat tentang balapan liar di sekitar sini. Semula, kami hanya lakukan tindakan pencegahan. Namun, banyak yang tidak mau membubarkan diri. Akhirnya, terpaksa kami periksa. Bagi yang melanggar ditilang,” katanya.

Perwira polisi dengan satu melati di bahunya itu menegaskan, razia itu akan digelar rutin. Tak hanya saat ada aksi balapan liar. Pihaknya akan menyebar petugas untuk melakukan patroli. Sehingga, aksi serupa tidak ada lagi.

“Patroli akan ditingkatkan. Kegiatan semacam ini juga digelar rutin ke depannya. Tujuannya, semata-mata agar masyarakat tidak terganggu,” tandasnya. (tom/fun)