Terkendala Cedera, Cabor Tarung Derajat Gagal Penuhi Target Porprov

LAMONGAN – Cabang Olahraga (Cabor) Tarung Derajat Kabupaten Probolinggo gagal memenuhi target emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VI. Sampai Jumat malam (12/7), tarung derajat baru menyumbang satu medali perunggu.

Yongky, pelatih tarung derajat Kabupaten Probolinggo mengungkapkan, atlet yang diproyeksi meraih emas mengalami cedera. “Yang kami proyeksikan emas, Atika Islamiyah. Tetapi, saat pertandingan ia mengalami cedera. Sehingga, tidak bisa melanjutkan laga,” ujarnya.

Cedera Atika didapat saat melawan atlet Kota Malang, Alfi Imalena Yuhro di babak delapan besar kelas 40,1-45,0 kg putri. “Ya mau bagaimana lagi. Dia (Arika) sudah tidak bisa mendapatkan emas,” ungkapnya.

Tarung derajat pun hanya berhasil meraih perunggu pada Porprov kali ini. Perunggu itu diraih Moh Syamsul Arifin yang bertanding di kelas putra 45-49 kilogram. “Disyukuri saja. Untuk Porprov selanjutnya, akan kami perbaiki,” ungkap Yongky.

Kondisi serupa juga didapat cabor taekwondo. Digadang-gadang meraih emas, cabor taekwondo hingga tadi malam hanya mampu menyumbang perunggu.

“Untuk sementara kami hanya mendapatkan medali perunggu,” ungkap Puja Kurniawan, sekretaris Teakwondo Indonesia Kabupaten Probolinggo.

Medali perunggu itu didapat Siti Aisah yang berlaga di kelas Poomsae perorangan Putri. Disebutkan Puja, persaingan di Porprov kali ini sangat berat. Persaingan antardaerah sangat ketat.

Namun untuk cabor taekwondo sendiri, masih menyisakan harapan. Sebab, di hari terakhir masih ada satu atlet yang masih bertanding. “Kami menerjunkan 7 atlet untuk Porprov ini. Masih ada satu atlet besok (hari ini) yang tanding. Semoga bisa mendapatkan medali,” tandas Puja. (sid/mie)