Sampai Surabaya, 2 CJH Kab Probolinggo Tunda Berangkat, 1 Menunggu

SURABAYA – Pemberangkatan sejumlah 890 calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Probolinggo yang dijadwalkan terbang ke Makkah, Arab Saudi, Kamis (11/7), menemui kendala. Tidak semua CJH Kabupaten Probolinggo yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 13 dan 14 itu bisa berangkat ke Arab Saudi.

Ada 10 CJH yang pemberangkatannya harus tertunda. Sebanyak 7 CJH di antaranya terkendala dengan visa dan sisanya, 3 CJH sakit. Namun, Jumat (12/7) 7 CJH yang terkenda visa itu, 6 di antaranya sudah bertolak ke Arab Saudi. Mereka terbang bersama kloter 15 dan 16. Sedangkan, satu CJH masih menunggu visa yang kembali terjadi kesalahan cetak nama.

Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Probolinggo Taufik membenarkan adanya CJH yang pemberangkatan ke Tanah Suci tertunda. Tiga orang sakit tidak layak terbang dan 7 orang visanya bermasalah. “Sempat ada 10 orang calon jamaah asal Kabupaten Probolinggo yang tertunda pemberangkatannya. Tapi, Alhamdulillah, 6 orang calon jamaah ikut kloter 15 dan 16, berangkat tadi (12/7) pagi,” ujarnya.

Taufik mengatakan, satu CJH yang belum berangkat karena terkendala visa seharusnya ikut terbang kemarin juga. Namun, ada kesalahan tulisan nama yang tercetak pada visa jamaah tersebut. Sehingga, perlu diperbaiki. “Sisa satu calon jamaah yang belum berangkat. Diperkirakan berangkat secepatnya,” ujarnya.

Disinggung soal tiga calon jamaah yang tertunda berangkat karena sakit, Taufik mengatakan, tiga calon jamaah haji dinyatakan tidak layak terbang. Bahkan, salah seorang calon jamaah haji sudah dibawa pulang oleh keluarganya, Kamis (11/7). Yakni, Kari asal Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.

Kemudian, satu orang calon jamaah lagi kemarin masih proses penjemputan oleh keluarganya. Yakni, Samsudin asal Kecamatan Besuk. Dia dalam proses pulang untuk menjalani perawatan di Kraksaan.

Sedangkan, seorang jamaah yang masih dirawat seorang perempuan berinisial Sb asal Kecamatan Kraksaan. “Satu orang calon jamaah haji terakhir masih sakit dan dirawat di Surabaya. Jika kondisinya memungkinkn dan layak terbang, pasti akan segera terbang ke Arab Saudi,” ujarnya. (mas/rud)