Jadi Ketua PDIP Kota Pasuruan, Teno Dapat Dukungan dari Tokoh NU Ini

SEMPAT DISEGEL: Kantor DPC PDIP Kota Pasuruan saat disegel sebagian kadernya. Saat ini kantor tersebut dijadikan Posko Garda Pelopor Perubahan dan Promeg 96 Kota Pasuruan. (Dok. Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Beberapa tokoh Nahdliyin memberi “restu” kepada ketua, sekretaris, bendahara (KSB) DPC PDIP Kota Pasuruan periode 2019-2024. Selama ini, figur Raharto Teno Prasetyo yang ditunjuk sebagai ketua, dinilai dekat dengan tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama hingga pesantren.

Hal itu seperti yang disampaikan Pengasuh Ponpes Nurul Islam Kota Pasuruan Gus Mohammad Syaiful Huda, Jumat (12/7). Ia memandang Teno memiliki sikap luwes. Itu, menjadi modal penting baginya untuk dapat merangkul semua elemen masyarakat Kota Pasuruan yang heterogen.

“Komunikasi dengan kalangan Nahdliyin selama ini sangat baik. Bahkan, beliau aktif juga dalam beberapa kegiatan keagamaan,” katanya.

Lantaran itu, tidak salah jika DPP PDIP memberikan mandat kepada Teno –panggilannya–, untuk memimpin DPC PDIP Kota Pasuruan 2019-2024. Penugasan Teno sebagai ketua DPC, lanjut Huda, bakal mempererat jalinan antara kaum nasionalis dan agamis di Kota Pasuruan.

Dia pun yakin, sebagian besar kalangan Nahdliyin turut memberikan dukungan moril terhadap Teno yang ditunjuk sebagai ketua DPC PDIP Kota Pasuruan. Sebab, Teno punya kemampuan merangkul semua elemen masyarakat.

“Meskipun Teno bukan orang Pasuruan, selama ini beliau bisa memahami kultur masyarakat Kota Pasuruan,” tambah pria yang juga Katib MWCNU Kota Pasuruan itu.

Seperti diketahui, Raharto Teno Prasetyo yang juga Wakil Wali Kota Pasuruan ditugaskan oleh DPP PDIP sebagai Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan menggantikan Pranoto dalam konferensi cabang yang digelar Minggu (7/7) di Surabaya. Keputusan itu ditolak oleh sebagian pengurus DPC PDIP Kota Pasuruan periode sebelumnya yang dimotori oleh Pudjo Basuki dan Luluk Mauludiyah.

Kantor DPC PDIP Kota Pasuruan di Jalan KH Mas Mansyur pun disegel karena statusnya milik pribadi. Dan saat ini, kantor tersebut dijadikan Posko Garda Pelopor Perubahan dan Promeg 96 Kota Pasuruan.

Sementara, Wakil Ketua PCNU Kota Pasuruan, KH Zubair Hamzah, memiliki pandangan senada. Meski sempat tak mengira Teno bakal menjadi ketua partai, Zubair menyebut posisi itu layak dipegang Teno.

“Kalau saya pribadi menanggapi itu dengan harapan baik untuk partai yang dipimpinnya,” katanya.

Zubair juga menyampaikan, Teno selama ini cukup komunikatif dengan semua kalangan. Hal itu yang perlu dipertahankan. Terutama dengan posisinya yang saat ini memimpin partai politik.

“Pak Teno sejauh yang saya tahu, sosok yang baik di semua kalangan masyarakat. Ia cukup terampil dalam menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh ulama dan warga Nahdliyin,” ucapnya. (tom/hn)