Enam Bulan, Satu Pejabat Pemkot Pasuruan Dipecat

PANGGUNGREJO – Ketaatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Pasuruan terhadap aturan dan tata tertib masih perlu terus dipupuk. Sepanjang tahun ini, ada seorang ASN yang sudah terjerat masalah indisipliner. Bahkan, sampai diberhentikan menjadi abdi negara.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkot Pasuruan Mokhamad Faqih mengatakan, jumlah ASN yang tersandung masalah disiplin sampai awal bulan ini hanya satu orang. Yakni, mantan kepala Dinas Sosial (Dinsos), NW. Dia diberhentikan sejak 1 Mei lalu. “Tahun ini baru satu ASN yang kami proses. Yakni, NW diberhentikan karena indisipliner berat terkait perzinahan,” ujarnya.

Jumlah ini jauh lebih sedikit dibanding pada 2017 dan 2018. Sepanjang 2017, ada 13 ASN yang terkena indisipliner. Sementara, pada 2018 meningkat ada 41 ASN yang melanggar. Mayoritas mereka melakukan pelanggaran disiplin ringan, seperti gugatan perceraian.

Faqih mengatakan, proses masalah indisipliner yang dilakukan ASN beragam. Masalah disiplin ringan hanya dilakukan teguran secara lisan. Untuk disiplin sedang diberlakukan penundaan gaji berkala dan penundaan kenaikan pangkat hingga disiplin berat berupa pemberhentian sebagai ASN.

ASN ini akan diproses melalui tim disiplin yang terdiri atas BKD dan Inspektorat. Setelah diketahui penyebabnya, tim disiplin akan memanggil instansi di mana ASN itu bertugas untuk dilakukan pembinaan langsung. Tim disiplin juga akan memberikan sanksi. “Kalau tahun ini sebenarnya ada sejumlah ASN yang sudah memasukkan laporan gugatan cerai, namun masih proses,” ujar Faqih. (riz/rud)