Warga Banyuwangi Ngamuk Ancam Bakar SPBU di Probolinggo, Ternyata…

KADEMANGAN-Seorang warga Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Andik, mendadak mengamuk di sebuah SPBU di Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Rabu (10/7). Bahkan, mengancam akan membakar SPBU. Syukur, bisa segera dikendalikan sehingga tak sampai berakibat fatal.

Sore itu, Andik bersama rekannya, Eko, hendak pulang ke Banyuwangi. Namun, sekitar pukul 12.15, mereka masih beristirahat di sebuah SPBU di Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Mereka masih salat berjamaah di musala SPBU.

Entah mengapa, usai salat Andik mengamuk. Dia mengancam akan membakar SPBU dan membuang sejumlah barang milik pemotor yang juga beristirahat di SPBU. “Sehabis salat jamaah di musala, Andik meminjam motor dan mengambil helm, tas, dan baju terus dibuang,” ujar Eko.

Sejumlah barang milik sejumlah pemotor dibuang begitu saja. Menurut Eko, keanehan yang dialami temannya ini sudah dirasakan ketika mereka masih berada di Pasuruan. Melihat keanehan itu, pihaknya berniat membawa Andik pulang.

Eko mengaku, selama ini bersama Andik bekerja sebagai tukang instalasi kabel telekomunikasi di Pasuruan. Namun, selama di Pasuruan, mereka tidak indekos. Mereka tidur dengan pindah-pindah tempat. Termasuk di SPBU.

Syukur, aksi Andik bisa segera diredam. Dia berhasil diamankan anggota Polsek Kademangan. Kanit Reskrim Polsek Kademangan Waghirun membenarkan jika Andik sempat mengancam akan membakar SPBU.

Saat dimintai keterangan polisi, ngomong Andik ngalor-ngidul. “Dugaan orang gila. Namanya orang gila, ya pasti seperti itu. Ngomongnya apa adanya,” ujarnya.

Waghirun mengaku, akan menindaklanjuti kasus ini dengan membawa Andik ke Dinas Sosial (Dinsos). Sebab, diduga Andik mengalami gangguan jiwa. Sedangkan, Eko disuruh membuat surat penyataan bermaterai agar pemilik kendaraan yang dirusak Andik tidak menuntut. (mg2/rud)