Takluk dari Persebaya U-20, Ini yang Harus Dirubah oleh Pelatih Persekabpas

BANGIL – Kesiapan Persekabpas untuk mengarungi kompetisi Liga 3, patut dikoreksi. Betapa tidak, dari hasil empat kali uji coba, Persekabpas belum pernah sekalipun meraih kemenangan.

Persekabpas sendiri sudah empat kali menggelar latih tanding. Diantaranya melawan PSG Gresik (skor 2-2), melawan Persipro 54 (skor 1-1), dan melawan PSM Madiun (skor 2-2). Hingga Persekabpas tumbang saat meladeni tim Persebaya U-20 di kandang sendiri dengan kekalahan 1-0.

Hasil tersebut, wajib dievaluasi jajaran kepelatihan. Soal kekalahan saat menghadapi Persebaya U-20, pelatih Persekabpas, Sunardi menyebutkan, pemain di timnya masih sering emosi hingga mempengaruhi jalannya laga.

Sunardi mengaku, emosional pemainnya memang masih labil. Mereka belum bisa mengontrol emosi, yang akhirnya bisa merusak konsentrasi.

“Emosional pemain memang belum stabil. Mereka mudah terpancing emosi, sehingga rentan merugikan tim. Itu yang akan menjadi perhatian lebih bagi kami,” jelasnya.

PANAS: Striker Persekabpas Rico Hardiansyah diapit pemain Persebaya U-20. Dalam laga yang berlangsung di stadion R Soedrasono Kamis, wasit sempat mengeluarkan dua kartu merah. (Foto : M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Sunardi menambahkan, timnya memiliki sejumlah peluang. Hanya saja, ketajaman lini depan dalam mencetak gol, patut untuk lebih diasah. Karena, peluang demi peluang yang tercipta, gagal untuk dikonversi menjadi gol.

“Secara keseluruhan, sebenarnya permainan tim Persekabpas sudah membaik. Tapi kami sadari, masih banyak hal yang perlu dievaluasi,” pungkasnya. (one/fun)