Penyelidikan Terkendala Kondisi Kesehatan Sopir MPU di Insiden Kecelakaan Rombongan TK

MASIH DISELIDIKI: Mobil penumpang umum yang ditumpangi rombongan tk miftahul jannah usa mengalami kecelakaan April silam. Sampai saat ini, polisi masih mendalami perkara tersebut. (Foto dok)

Related Post

PURWODADI – Dua bulan lebih sudah insiden kecelakaan maut rombongan TK Miftahul Jannah berlalu. Insiden yang terjadi di Dusun Krajan, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi dan menewaskan dua orang serta puluhan penumpang luka-luka itu, penyelidikannya masih jalan ditempat.

Sejauh ini polisi masih menunggu Sunarto, 65. Sebab warga Desa Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang yang tak lain sopir MPU tersebut, belum bisa dimintai keterangan. Kondisi Sunarto belum memungkinkan untuk diperiksa.

“Proses penyelidikannya belum bisa maksimal, karena terkendala kondisi kesehatan sopir MPU. Selain usianya sudah tua, juga masih sakit dan posisinya rawat jalan dirumah,” terang Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Iptu Marti.

Sejauh ini, ia katakan sudah memeriksa sejumlah saksi-saksi. Selain itu olah TKP yang prosesnya telah rampung. Praktis, kepolisian kini tinggal giliran pemeriksaan sopir MPU nya saja.

“Kasusnya masih lanjut dan dalam proses, belum dihentikan. Namun untuk ditingkatkan dari lidik ke sidik, kami harus memeriksa sopir MPU nya dulu. Karena masih sakit, tentunya masih menunggu,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, rombongan TK Miftahul Jannah mengalami kecelakaan saat menumpangi MPU di Dusun Krajan, Desa Cowek, Purwodadi, akhir April silam. MPU yang mengangkutr rombonga TK tersebut, masuk ke dalam hutan pinus hingga menabrak pohon. (zal/fun)