Penerima PKH Menurun Tapi Pencairan Lebih Besar, Tahap Ketiga Disiapkan Rp 62 Miliar

PASURUAN – Per Juli ini, dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pasuruan mulai dicairkan. Di tahap ketiga ini jumlah penerima turun menjadi 93.788 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kendati begitu besaran anggaran justru meningkat menjadi Rp 62,2 Miliar.

Hadi Prayitno, Koordinator PKH Kabupaten Pasuruan mengatakan, setelah melalui tahap verfikasi sejak April sampai Juni kemarin, penerima tahap ketiga memang turun. Dari yang tahap kedua lalu 95.751 KPM, saat ini turun menjadi 93.788 KPM.

“Kendati ada penurunan KPM, namun besaran dana PKH total yang turun justru bertambah. Jika tahap kedua lalu hanya 54,938 Miliar, di tahap kedua justru Rp 62,2 Miliar,” terangnya.

Lebih tingginya pencairan dana PKH tahap ketiga ini lantaran bertepatan dengan tahun ajaran baru. Ini berarti ada perubahan komponen yang dibayarkan terutama untuk anak sekolah. Hadi mengatakan berbeda dengan tahun lalu yang pembayaran bersifat flat, tahun ini disesuaikan dengan kebutuhan komponen KPM.

Misal untuk ibu hamil bantuan komponen sebesar Rp 2,4 juta; anak usia 0-6 tahun sebesar Rp 2,4 juta; sekolah SD Rp 900 ribu; sekolah SMP Rp 1,5 juta; sekolah SMA Rp 2 juta; Disabilitas berat Rp 2,4 juta dan lansia 60 tahun keatas Rp 2,4 juta. Dari komponen tersebut diatas dibagi menjadi 4 dan dicairkan dalam 4 tahap dalam setahun.

“Namun karena ada SD yang naik ke SMP, SMP ke SMA dan sebagainya. Sehingga tahap ketiga ini justru meningkat karena perubahan jumlah komponen,” terangnya.

Untuk pencairan dana ketiga ini langsung ditransfer ke rekening PKH bulan Juli ini. Sehingga bisa langsung dimanfaatkan untuk kebutuhan sekolah. (eka/fun)