Hebat, Atlet Catur Ini Tambah Emas untuk Kota Probolinggo di Porprov

BOJONEGORO-Muhammad Nurul Huda layak dinobatkan sebagai atlet terbaik dari kontingen Kota Probolinggo dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim kali ini. Betapa tidak, ia berhasil menyumbang dua medali emas untuk kota mangga.

Medali emas pertama diraih dari perorangan catur cepat putra. Sementara kemarin, Nurul Huda jadi yang terbaik di nomor perorangan catur klasik atau standar. Ia berhasil mengalahkan atlet asal Kota Batu.

Dengan begitu, Nurul Huda hanya gagal meraih medali di nomor perorangan catur kilat putra. Ia memang mengikuti tiga nomor dalam Porprov kali ini.

“Tentunya ini sangat membanggakan. Kami sudah mengira bahwa akan mendapatkan emas kembali,” ungkap M Yanto, pelatih catur Kota Probolinggo.

Dalam kelas catur klasik, Percasi –induk cabor catur- setempat menerjunkan sembilan atlet. Satu atlet untuk main perorangan, sisanya empat atlet bermain beregu.

Untuk yang beregu, kontingen kota mangga tidak bisa berbuat banyak. Sebab, mayoritas diisi atlet-atlet anyar yang minim pengalaman.

“Peluangnya (meraih medali), sudah tidak ada lagi. Ini merupakan emas terakhir dari kami. Untuk yang beregu sudah gugur. Mereka adalah pemain baru yang memang diperkenalkan dalam Porprov ini,” ujarnya.

Sementara itu, tim catur Kabupaten Probolinggo memastikan diri pulang dengan tangan hampa. Itu, karena dua atlet yang diterjunkan dalam cabor catur harus mengakui keunggulan lawannya.

Meski begitu, tim catur kabupaten tak terbebani. Sebab, dalam Porprov kali ini mereka memang tak ditarget medali oleh KONI. “Gagal semua. Jadi, kami tidak bisa membawa pulang medali,” ujar Cung Hasyim saat dikonfirmasi.

Sebelum berangkat ke Porprov, pihak Percasi setempat juga sudah memetakan kekuatan lawan. Karena itu, pihaknya tidak bisa menjamin untuk bisa meraih medali. (sid/mie)