Calon Jamaah Haji Mulai Kumpulkan Koper, Diwanti-wanti Jangan Bawa Ini

RICEK: Petugas Kemenag Kabupaten Pasuruan memeriksa koper milik calon jamaah haji Kamis (11/7). Jumat ini (12/7) adalah batas akhir penyerahan koper. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Menjelang keberangkatan ke tanah suci 13 Juli mendatang, mulai Kamis (11/7), koper Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Pasuruan sudah mulai dikumpulkan di Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Setelah terkumpul, hari ini rencanananya langsung dikirimkan ke Asrama Haji Sukolilo (Ahes) Surabaya.

Imron Muhadi, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag mengatakan, pengumpulan koper CJH kemarin adalah untuk CJH yang masuk dalam kloter 22,23 dan 24. Terakhir akan ditunggu sampai Jumat (12/07) pukul 09.00 pagi.

“Paling lambat besok (hari ini) jam 09.00 pagi, setelah itu kami akan kirimkan ke Sukolilo,” terangnya.

Kemenag sudah melarang keras jamaah haji membawa barang cair, senjata tajam dan juga bahan gas yang dimasukkan dalam koper. Ini agar saat proses screening di Bandara tidak terjadi masalah.

Untuk koper yang dikumpulkan ini adalah koper yang berukuran 32 kg. Sedangkan koper ukuran lebih kecil 7 kilogram dan tas paspor, nantinya dibawa sendiri oleh CJH saat pemberangkatan. Untuk pengumpulan koper ini CJH kloter 22 dan 23 yang berangkat tanggal 13 Juli. Sedangkan kloter 24 yang berangkat tanggal 14 Juli.

Sesuai jadwal, kloter 22 dan 23 berkumpul dari GOR Raci, Bangil pada 13 Juli pukul 15.00. Sementara kloter 24 di kantor PC NU Pasuruan, Warungdowo pukul 05.00 pagi pada 14 Juli. Dan kloter 72 memang penjadwalannya berangkat pada 31 Juli sehingga pengumpulan koper baru dilakukan pada 29 Juli.

Tercatat untuk pemberangkatan tahun 2019 ini ada sebanyak 1.347 CJH. Sebanyak 445 CJH masuk dalam kloter 22-24 dan sisanya masuk dalam kloter 72 bergabung dengan CJH Kota Pasuruan. (eka/fun)