Siapkan Pelatihan Juru Penyembelih jelang Hari Idul Adha

DRINGU – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo kembali akan menggelar pelatihan Juru Penyembelihan Halal (Juleha). Tahun ini, pelatihan Juleha itu akan melibatkan sebanyak 200 peserta. Selain para takmir masjid panitia kurban, mereka juga berasal dari PC NU se-Kabupaten Probolinggo dan PC NU se-Kota Kraksaan.

Pelatihan Juleha ini akan di gelar, Kamis (18/7) mendatang, di gedung KPRI Prastiwi yang berada di Jalan Raya Dringu, Kabupaten Probolinggo. Ada empat narasumber yang akan mengisi acara tersebut. Diantaranya, Iskandar Muda, yang merupakan assesor Juleha nasional dan kepala rumah potong hewan (RPH) modern.

Selain itu ada Juliani Poliswari, Kabid Kesmavet pada Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, KH. M. Syihabuddin Sholeh, Sekretaris Umum MUI Kabupaten Probolinggo dan Heryo Shasikirono, Direktur PT AGI Kabupaten Probolinggo.

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo, Endang Sri Wahyuni melalui Kasi Kesmavet, Nikolas Nuryulianto mengatakan, pelatihan Juleha itu juga sebagai salah satu persiapan dalam menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini. Khususnya, dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

“Pelatihan ini bertujuan agar supaya panitia kurban bisa mengerti tata cara pemotongan hewan yang sesuai akidah dan syariah Islam. Kemudian, daging yang dihasilkan dari pemotongan itu aman, sehat, utuh dan halal atau Asuh,” katanya.

Niko panggilannya mengungkapkan, ada beberapa keuntungan yang akan didapat peserta. Diantaranya, mendapat materi sesuai standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKNNI) bidang penyembelihan halal, teknik penyembelihan sekali sayat dan teknik mengasah pisau.

Menurutnya, selain mendapatkan materi, dalam pelatihan itu, peserta juga akan mendapatkan sesi praktik langsung pemotongan hewan. Panitia menyiapkan 4 domba yang akan dibagikan kepada masing-masing kelompok.

“Dua ratus peserta itu, akan kita bagi menjadi 4 kelompok. Masing-masing kelompok mendapat satu domba untuk praktik langsung. Setelah itu, dagingnya bisa mereka bawa pulang,” pungkasnya. (uno/fun)