Sering Dirazia, Tapi Anjal Masih Banyak, Begini Penjelasan Satpol PP

PURWOREJO – Keberadaan anak jalanan (anjal) di Kota Pasuruan, masih menjadi permasalahan serius. Pemkot kesulitan menangani anjal karena terkendala dengan usia mereka yang masih di bawah umur. Alhasil, anjal sulit diantisipasi.

Kabid Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol PP Kota Pasuruan Muhammad Nur Fadholi mengatakan, pihaknya rutin melakukan razia terhadap anjal. Terutama, di sejumlah titik keramaian. Termasuk di pertigaan dan perempatan jalan.

Namun, selama ini razia yang dilakukan hanya sebatas pendataan. Sebab, usia anjal ini masih di bawah 18 tahun, sehingga pihaknya tidak bisa menjatuhkan sanksi. Fadholi mengaku, kondisi ini membuat pihaknya sering menemukan anjal yang sudah berulang kali diamankan.

“Masalah anjal memang sulit sekali teratasi. Kami memang rutin melakukan razia. Tapi, hanya sebatas pendataan dan tidak ada efek jera. Kami pernah menemukan seorang anjal yang sudah lebih dari lima kali dirazia,” ujarnya.

Fadholi menjelaskan, pihaknya berharap agar ada tindakan nyata yang bisa dilakukan. Seperti, melakukan pembinaan sehingga mereka tidak kembali ke jalan. “Kalau tidak ada pembinaan, ya begini. Mereka tidak jera. Bisa-bisa mengulangi perbuatannya. Padahal, ini kan penyakit masyarakat,” ujarnya. (riz/fun)