Sepekan Sebelum Keberangkatan, 14 CJH Undurkan Diri

PASURUAN – Menjelang keberangkatan ke tanah suci yang direncanakan 13 Juli mendatang, ada lagi calon jamaah haji (CJH) di Kabupaten Pasuruan yang mengundurkan diri. Tercatat ada sebanyak 14 CJH mengundurkan diri. CJH yang mundur ini akan langsung masuk kuota pemberangkatan tahun 2020 mendatang.

Imron Muhadi, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan mengatakan, sampai akhir Juni kemarin menjadi hari terakhir bagi CJH yang mengajukan pengunduran diri. Sehingga sampai Senin (8/7) lalu, tercatat total ada 14 CJH yang memilih membatalkan keberangkatan tahun ini.

“Kendati 14 CJH ini sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini, mereka memilih mundur dengan berbagai alasan,” terangnya.

Dari 14 CJH tersebut, 2 CJH meninggal dunia sehingga ahli waris mengajukan surat pengunduran diri dan seluruh BPIH diberikan ke ahli waris 100 persen. Sisanya sebanyak 7 CJH mengundurkan diri karena menunggu mahrom, 3 CJH karena ada kepentingan keluarga dan 2 CJH karena sakit sehingga nantinya tidak dapat melaksanakan ibadah haji dengan maksimal dan memilih mundur.

Imron menambahkan, pengajuan pengundurkan diri bisa dilakukan oleh CJH sebelum dipastikan berangkat ke tanah suci. “Sehingga pengajuan kami laporkan ke pusat dan masuk ke Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) sehingga langsung masuk kuota tahun depan,” terangnya.

Selain CJH yang meninggal, CJH lain nantinya tinggal melunasi tambahan BPIH (Biaya Pelunasan Ibadah Haji) tahun 2020 untuk bisa berangkat tahun depan. (eka/fun)