Saat Threesome, Pelaku Melakukannya di Depan Anaknya yang Masih Berusia 2,5 Tahun

BANGIL – Fantasi seksual Akhmad Syahirul Alim, 35, warga Semampir, Kota Surabaya ini, benar-benar diluar akal nalar. Ia tega “menjual” istrinya untuk memberi layanan swinger hingga threesome kepada pelanggan.

Yang membuat memprihatinkan, mereka mengajak anaknya ketika menggelar hubungan badan threesome tersebut. “Anaknya dua. Tapi yang diajak yang kecil, usia sekitar 2,5 tahun. Mereka ada di dalam satu room hotel,” ungkap Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima.

Menurut suami eks bintang FTV Kadek Devi ini, tersangka Akhmad Syahirul Alim, mengelak jika dianggap menjual istrinya. Ia berdalih, apa yang dilakukannya, atas dasar suka sama suka. “Istri saya juga mau. Saya tidak menjualnya,” akunya.

Menurutnya, ia dan istrinya memang memiliki fantasi seksual berbeda. Mereka ingin menjajal swinger ataupun threesome. Keinginan itu, mereka unggah melalui facebook. Hingga akhirnya muncul orang yang ingin menjajal.

Fantasi seksual nyeleneh itu timbul, setelah lelaki yang berprofesi sebagai tukang service AC itu sering melihat gambar-gambar tak senonoh. Bahkan, ia juga sering melihat video-video porno bersama istrinya. “Dulu memang sering melihat video porno. Sama istri juga,” tandasnya.

Ia juga mengelak jika menetapkan tarif. Karena uang yang diterimanya itu, diklaim bukan dari pengenaan tarif. Tapi, sekedar dikasih oleh yang memesan. “Saya tidak memasang tarif. Bahkan, saya tidak mau mengenakan tarif. Pelanggan itu yang memberi kami uang. Katanya untuk jalan-jalan kami sekeluarga,” ulasnya.

Tersangka menambahkan, anaknya memang diajak. Karena masih kecil, sehingga rentan ketika ditinggal di rumah. Namun, ia meyakinkan, kalau anaknya itu sedang tidur. Ketika mereka “bermain”.

“Saya juga tidak berani mempertontonkan hal begituan ke anak. Kami melakukannya, ketika anak sedang tidur,” tukas pelaku yang memiliki dua anak tersebut.

Sementara itu, istri tersangka RA seolah mengamini apa yang dikatakan tersangka. Ia menyebutkan, kalau memang ingin menjajal threesome. “Uangnya itu dikasih. Bukan kami yang menetapkan. Selain untuk bayar hotel, katanya untuk jalan-jalan,” akunya.

Atas apa yang dilakukan Akhmad Syahirul Alim itu, polisi menjeratnya pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang. Ia pun terancam hukuman 15 tahun penjara.

“Hanya ASA (Akhmad Syahirul Alim, red) yang ditetapkan tersangka. Karena ia yang mengambil keuntungan dari situ,” pungkas Dewa Putu Prima. (one/fun)