Korban Kebakaran di Pasar Winongan Mulai Jualan Lagi

WINONGANPedagang Pasar Winongan mulai membersihkan areal bedak yang terbakar. Dan, Selasa (9/7) sebagian pedagang korban kebakaran mulai berjualan di lokasi setempat.

Pembersihan dilakukan setelah pedagang sepakat, Tim Labfor Mabes Polri Polda Jatim tidak perlu menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi Jumat (5/7) itu. Karena itu, sejak Senin (8/7) sore, pedagang membersihkan lokasi kebakaran. Dan Selasa (9/7), sudah ada enam orang dari 17 pedagang korban kebakaran yang mulai berjualan lagi.

“Masih sebagian yang mulai berjualan lagi. Ada enam orang. Pedagang yang lain masih proses membersihkan bedak mereka,” terang Ripi, 55, pedagang buah yang bedak-nya terbakar.

Dari pantuan Jawa Pos Radar Bromo, lokasi kebakaran sebagian sudah dibersihkan. Memang masih ada sejumlah seng yang ditumpuk di sebelah utara dan selatan. Namun, bagian tengah sudah bersih. Sedangkan pedagang mulai berjualan di pinggir areal kebakaran.

Subari, kepala UPT Pasar Winongan mengatakan, sejak Senin sore, pedagang secara swadaya dibantu UPT Pasar Winongan mulai membersihkan tempat yang terbakar. Tujuannya, agar lokasi kebakaran bisa ditempati lagi untuk berjualan.

“Jadi, mulai Senin sore mulai pembersihan dan dilanjutkan sampai sore ini (9/7, Red),” terangnya.

Menurutnya, proses pembersihan memang membutuhkan waktu. Namun, sebisa mungkin lokasi kebakaran segera ditempati semua pedagang.

Sebab, belum ada kepastian kapan bakal direhab. Maka, pedagang sementara swadaya membangun lapak darurat agar bisa jualan lagi.

“Dari UPT Pasar Winongan dan pedagang akan mengajukan juga permintaan bantuan ke Bupati agar segera ada pembangunan di bedak yang kebakaran. Sehingga, tidak terlalu lama menunggu anggaran tahun depan,” ujarnya. (eka/fun)