Lewat Jalan Bergelombang di Gondangwetan, Truk Muat Tebu Terguling

GONDANGWETAN – Kondisi jalan rusak di Kabupaten Pasuruan kerap memicu kecelakaan. Di Jalan Raya Gondangwetan, Desa Gayam, Kecamatan Gondongwetan, Kabupaten Pasuruan, sebuah truk terguling Senin dini hari (8/7). Truk itu terguling usai melintas di ruas jalan bergelombang.

Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya saja, imbas kecelakaan itu membuat jalan setempat macet hingga sekitar 100 meter lebih.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, kondisi truk muat tebu terguling memang di sisi utara jalan. Sehingga, tidak memakan badan jalan. Namun, kondisi jalan rusak dan bergelombang cukup parah hingga panjang 2 meter dan kedalaman 30 sentimeter, sehingga kendaraan yang lewat pun harus bergantian.

Truk bernopol N 8413 UZ yang terguling itu disopiri oleh Abdul Hadi, 48, warga Randuagung, Lumajang. Dini hari kemarin, truk itu hendak mengantar tebu ke Malang.

“Saat lewat sini, jalan bergelombang. Sehingga, membuat truk tak seimbang. Akibatnya, truk oleng dan ngguling,” ujar Hadi saat ditemui di lokasi kejadian.

Abdul Wahid, 65, warga Desa Gayam yang ikut membantu arus lalu lintas imbas tergulingnya truk itu mengatakan, sudah 4 hari ini ada tanah yang dipadatkan di jalan rusak. Rencananya, jalan rusak itu bakal diaspal. “Karena tanahnya belum padat, jadi jalan bergelombang. Akibatnya, kendaraan harus hati-hati dan gantian juga pas ada jalan yang bergelombang parah,” terangnya.

Derajat, camat Gondangwetan mengatakan, jalan dari Desa Gayam ke Ranggeh memang rencananya bakal diperbaiki oleh sejumlah perusahaan setempat. “Ya memang sudah ada urukan tanah sejak 4-5 hari yang lalu. Ini, lantaran jalan memang banyak yang lubang sebelumnya,” terangnya.

Rencananya nanti setelah diuruk, baru akan diaspal. Pihaknya pun berharap agar jalan bergelombang itu bisa segera diaspal. (eka/mie)