Begini Upaya yang Dilakukan RSU Wonolangan untuk Tekankan Pentingnya K3

DRINGU – Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu aspek perlindungan bagi tenaga kerja. Melakukan upaya preventif dan promotif lebih diutamakan agar risiko kesakitan atau kecelakaan akibat kerja dapat lebih ditekan.

Hal ini dikupas tuntas dalam seminar sehari di Pajarakan Convention Hall, Rabu (3/7). Ada dua narasumber yang hadir dalam acara bertema Strategi Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Guna Menciptakan Lingkungan Kerja yang Produktif melalui Pendekatan Pelayanan Kesehatan Kerja.

Yakni, Sri Supadmi dari Disnakertrans Provinsi Jatim dan Kepala Rumah Sakit Umum (RSU) Wonolangan dr Mariani Indahri. Seminar ini dihadiri sekitar 100 orang perwakilan dari 62 perusahaan di sekitar Kota dan Kabupaten Probolinggo.

Sri mengupas tentang pentingnya melakukan pemeriksaan awal dan pemeriksaan berkala rutin untuk upaya pencegahan ataupun deteksi dini Penyakit Akibat Kerja (PAK). “Pemeriksaan kesehatan tenaga kerja wajib dilakukan oleh dokter yang telah mendapat Surat Keputusan Penunjukan (SKP) sebagai Dokter Pemeriksa Tenaga Kerja oleh Dirjen Pembinaan dan Pengawas Tenaga Kerja Kemenakertrans RI,” ujarnya.

Sedangkan, dr Mariani Indahri banyak menyampaikan mengenai layanan terbaru RSU Wonolangan dalam Penyediaan Jasa K3 (PJK3). Menurutnya, RSU Wonolangan telah mendapat penunjukan dari Dirjen Pembinaan dan Pengawas Tenaga Kerja Kemenakertrans RI untuk PJK3 Bidang Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja dan Pelayanan Kesehatan Kerja satu-satunya di area Probolinggo. Serta, telah memiliki 14 dokter yang ber-SKP.

Menurutnya, hal ini penting untuk legalitas hasil pemeriksaan kesehatan karyawan perusahaan sesuai regulasi. RSU Wonolangan berusaha menjembatani kebutuhan perusahaan akan perlindungan tenaga kerja. Khususnya, dalam pemeriksaan kesehatan tenaga kerja.

“Dengan layanan preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif yang komprehensif serta didukung integrasi layanan RSU Wonolangan dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, menjadikan kemudahan bagi perusahaan yang nantinya berminat berkerja sama untuk layanan PJK3 RS Wonolangan,” ujar alumnus FK Brawijaya tersebut.

Maya -panggilan akrab Mariani Indahri- mengatakan, PJK3 RSU Wonolangan dapat membantu perusahaan dalam memberikan advis medical check up yang lebih terarah untuk para karyawannya. Sesuai identifikasi risiko paparan di tempat kerja masing-masing. “Hal ini penting agar data kesehatan karyawan menjadi lebih akurat,” ujarnya. (mg1/fun)